oleh

Reses di Tengah Pandemi, Anggota DPRD Bagi-bagi Sembako

SULTENG RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu tetap melaksanakan reses atau jaring aspirasi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut sesuai jadwal hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) di ruang sidang DPRD Kota Palu, Senin (11/5/2020).

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini anggota DPRD Kota Palu mengisi reses dengan membagikan ribuan paket sembako berisi beras, gula pasir, minyak goreng dan susu kepada masyarakat.

“Pembagian sembako ini ditujukan kepada warga dengan kondisi ekonomi lemah dan terdampak langsung akibat pandemi Covid-19,” jelas Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Palu, Astam Abdullah saat membagikan paket sembako dan menjaring aspirasi warga terdampak Covid-19 di Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Selasa (19/5/2020).

Menurutnya, saat ini warga Kota Palu, termasuk di daerah pemilihannya (Dapil) lebih membutuhkan sembako ketimbang jamuan makan dan minum yang selalu disajikan tiap kali melaksanakan reses. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19, masyarakat lebih sering di rumah. Ditambah lagi, Hari Raya Idul Fitri 1441 hijriah tidak lama lagi.

Selain itu, dirinya juga tidak mengumpulkan massa dalam jumlah banyak yang membutuhkan waktu lama, sehingga bagi-bagi sembako menerapkan jaga jarak dinilai tepat untuk mengisi reses dengan sesekali menerima aspirasi masyarakat.

“Bantuan sembako ini berasal dari dana pribadi, bantuan DPRD Kota Palu dan berbagai pihak yang mempercayakan bantuannya untuk saya salurkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, bantuan sembako itu dapat memenuhi kebutuhan warga terdampak Covid-19 beberapa hari kedepan.

Senada, Wakil Ketua DPRD Kota Palu, Rizal Dg Sewang, menjelaskan, dana yang digunakan membeli sembako itu berasal dari anggaran DPRD Kota Palu hasil pergeseran dana yang semula untuk membeli makanan dan minuman keperluan reses.

“Dananya kami alihkan untuk membeli sembako bagi warga ekonomi lemah terutama yang terdampak Covid-19. Semua anggota dewan yang reses membagikan paket kepada warga di Dapi masing-masing,” jelasnya.

Rizal menjelaskan, kebijakan pergeseran anggaran tersebut mendapat respon positif dan persetujuan seluruh anggota DPRD Kota Palu. NDY

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed