oleh

Deteksi Covid-19, Morut Miliki PCR

SULTENG RAYA – Kabupaten Morowali Utara (Morut) kini telah memiliki alat pendeteksi Covid-19 yakni Polymerase Chain Reaction (PCR).

Hal itu disampaikan Bupati Morut, Moh. Asrar Abd Samad saat melakukan kunjungan ke Kecamatan Petasia Barat dan Kecamatan Petasia guna memonitoring penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun anggaran 2020, Senin (18/5/2020).

“Perlu saya sampaikan pada kita semua bahwa Kabupaten Morowali Utara telah miliki alat PCR Swab sendiri untuk mendeteksi Covid-19, alat ini dapat dimiliki dengan harga Rp947 Juta. Alat itu sudah saya  serahkan kepada Direktur RS Kolonodale. Mudah-mudahan dengan adanya alat PCR Swab itu, Pemerintah Daerah Morut bisa lebih eksis lagi untuk mendeteksi wabah virus corona itu apabila ada yang yang berstatus ODP dan PDP, serta yang positif dengan cepat,” kata Asrar.

Sebab kata Asrar, alat Swab yang ada di Provinsi membutuhkan waktu untuk mendapatkan hasilnya apabila ada yang terjangkit oleh Covid-19. “Mudah-mudahan alat ini akan membantu kegiatan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Morut. Sebab alat ini mempunyai kelebihan PCR ini portabel, bisa dibawa kemana-mana, tanpa perlu ruang khusus, jika ada kasus ODP di kecamatan bisa dibawa, alat ini memiliki akurasi 97-99 persen membaca Covid-19, dalam satu hari bahkan bisa 200-250 orang yang dideteksi, dengan metode sekali deteksi 4-8 orang yang akan di Swab, hanya dalam 40 menit bisa diketahui hasilnya,” jelas Asrar.

Asrar berharap, semoga dengan adanya alat ini dapat membantu kinerja para medis dalam mendeteksi gejala penderita Covid-19 dengan cepat dan tepat.

Diketahui, kegiatan monitoring penyaluran BLT-DD ini kata Asrar, sebagai wujud keseriusan Pemerintah Daerah dalam menyalurkan bantuan yang menjadi instruksi Pemerintah Pusat guna memberikan bantuan kepada keluarga terdampak Covid-19 yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan.

Asrar berharap,  bantuan yang disalurkan dapat sesuai sasaran. Selain itu, Asrar juga mengajak kepada masyarakat Morut untuk senantiasa bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam penanganan Covid-19.

Dalam upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19 di Desa Marale juga diadakan sosialisasi kegiatan BERJARAK (Bersama Jaga Keluarga Kita), BAJAO SAYANG (Bersama Jaga Orang-Orang Tersayang), LAKILAKIGAGA (Laki-Laki Jaga Keluarga), BERLIAN (Bersama Lindungi Anak).

Kegiatan monitoring tersebut, dihadiri Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas P2KBP3AD Morut dengan membagikan masker untuk anak, vitamin C (tablet hisap) untuk anak dan penyemprotan disinfektan serta sosialisasi melalui molin (mobil keliling). MAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed