oleh

Bulog Sulteng Mendatangkan Empat Kontainer Gula Pasir

SULTENG RAYA – Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah, Bulog Sulawesi mendatangkan empat kontainer gula pasir dari Lampung, Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

Kepala Bidang Pengadaan dan Operasional Pelayanan Publik Perum Bulog Sulteng, Amir Sube, mengatakan, pekan ini, kapal yang mengangkut empat unit kontener gula pasir dari Lampung tiba di Pelabuhan Pantoloan Palu.

Menurutnya, jika pasokan sudah masuk, pihaknya akan langsung mendistribusikan ke pasaran guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Harapannya, pendistribusian tersebut dapat menekan gejolak harga gula pasir di tingkat pengecer dua bulan terakhir.

“Sulteng, akan mendapat pasokan gula pasir sebanyak 850 ton yang berasal dari Lampung, Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Kalau gula pasir yang dari DKI Jakarta itu adalah gula impor,” kata Amir Sube, Jumat (8/5/2020).

Baca Juga :   Cukup Rp16.800, Driver Gojek Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Senada, Kepala Seksi penjualan ritel Bidang Komersil Perum Bulog Sulteng, Try, mengatakan, pengiriman gula pasir bakal bertahap. Tahap pertama, pengiriman dari Lampung sebanyak 150 ton.

Ia berharap, pendistribusian gula pasir ke pasar mampu mengembalikan harga gula sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah, yakni Rp12.500 per kilogram. Pasalnya, akibat kurangnya stok di tingkat distribuor dan pengecer, mengakibatkan harga gula pasir tembus Rp19.000 per kg.

“Jika gula tersebut sudah tiba, akan disalurkan ke pasar dengan harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan Pemerintah. HET gula pasir ditetapkan Pemerintah sebesar Rp12.500 per kg,” ucapnya. ANT/HGA

Komentar

News Feed