oleh

Sore Ini, Kemenag Sulteng Pantau Hilal di Marana

SULTENG RAYA – Hari ini, Kamis (23/4/2020), Kementerian Agama RI bakal melaksanakan rukyatul hilal atau pemantauan hilal di 82 titik pemantauan di 34 provinsi di Indonesia.

Khusus di Provinsi Sulawesi Tengah, pemantauan hilal awal Ramadan 1441 Hijriah dilaksanakan di Gedung Hisab Rukyat Kemenag, Desa Marana, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, mulai pukul 17.00 Wita. 

Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Bidang Bimbingan masyarakat (Bimas) Islam Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sulteng, Taufik Abdul Aziz, pemantauan hilal dipastikan berpedoman pada protokol kesehatan di masa Covid-19. 

“Pemantauan hilal akan dilaksanakan sesuai protokol Covid-19, dengan tidak mengumpulkan banyak orang, tetap menjaga jarak, undangan pun hanya 10 orang” kata Taufik Abdul Aziz, Rabu (21/4/2020).

Baca Juga :   Warga Cemara Takut Banjir Susulan

Selain membatasi jumlah orang hadir, kata dia, setiap petugas yang hadir bakal diukur suhu tubuhnya, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta wajib menggunakan masker.

Rukyatul hilal rencananya dilaksanakan petugas Kanwil Kemenag Sulteng, Kemenag Kabupaten Donggala, Pengadilan Tinggi Agama Kabupaten Donggala, BMKG dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng. 

“Jika nantinya pun hadir pula dari masyarakat yang menyaksikan, tidak diperbolehkan memasuki gedung di lantai 2, dan tidak diperkenankan berkerumun seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya. 

Diketahui, Humas Kemenag RI dalam keterangan tertulisnya pekan lalu, pelaksanaan Sidang Isbat Kemenag bakal dilaksanakan sesaat setelah pementauan hilal. Pelaksanaan Sidang Isbat bakal memanfaatkan teknologi telekonferensi, sehingga peserta dan media tidak perlu hadir di Kementerian Agama Pusat seperti biasanya. 

Baca Juga :   Mendagri Tunjuk 4 Pejabat Kemendagri Sebagai Pjs. Gubernur

Sidang Isbat dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama, paparan posisi hilal awal Ramadan 1441 Hijriah oleh anggota Tim Falakiyah Kemenag dan disiarkan secara live streaming melalui website dan medsos Kemenag. 

Selanjutya setelah Magrib, sidang isbat digelar secara tertutup. Hanya dihadiri perwakilan MUI, DPR serta Menteri Agama, Fachrul Razi, Wamenag, Zainut Tauhid Sa’adi dan Dirjen Bimas Islam.

Sidang diawali dengan pembacaan laporan oleh Direktur Urusan Agama Islam tentang hasil rukyatul hilal dari seluruh Indonesia.

Sementara, para tokoh ormas yang diundang, bisa mengikuti dan berdialog dalam proses sidang itu melalui meeting room online.

Hasil sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1441 Hijriah akan diumumkan secara terbuka oleh Menag melalui telekonferensi pers pada pukul 19.05 WIB. Pengumuman tersebut bakal disiarkan langsung TVRI maupun melalui live streaming di Media Sosial Kemenag RI. HGA

Baca Juga :   Ribuan Warga Sulteng Terjaring Operasi Yustisi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed