oleh

60 Persen CJH di Sulteng Lunasi Biaya Haji

-Kota Palu-dibaca 758 kali

SULTENG RAYA – Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441 Hijriah/2020 Masehi terus berlangsung. Hingga 9 April 2020, lebih dari 60 persen calon jemaah haji (CJH) di Sulawesi Tengah berhak melunasi biaya haji, baik reguler maupun khusus, sudah melakukan pelunasan.

Kepala Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler Bidang PHU Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H Arifin, mengatakan, hingga 9 April 2020, jumlah CJH yang melakukan pelunasan sebanyak 1.212 CJH dari 1.993 kuota jemaah haji di Sulteng tahun ini.

“Secara keseluruhan yang telah melakukan pelunasan hingga 9 April 2020, sebanyak 1.212, terdiri dari Kota Palu sebanyak 400 CJH, Poso 71 CJH, Donggala 108 CJH, Tolitoli 207 CJH, Banggai 111 CJH, Buol 35 CJH, Morowali 31 CJH, Banggai Kepulauan 6 CJH, Parigi Moutong 87 CJH, Tojo Unauna 30CJH, Sigi 86 CJH, Banggai Laut 9 CJH dan Morowali Utara sebanyak 31 CJH,” kata H Arifin, Senin (13/4/2020).

Baca Juga :   Program Keringanan Utang di KPKNL Berakhir Desember 2021

Sementara itu, secara Nasional jumlah jemaah yang berhak lunas telah melakukan pelunasan telah mencapai 70 persen.

Diketahui, kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 221.000 jemaah. Jumlah itu terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Tahun ini, dari 203.320 kuota haji reguler, 1 persen diantaranya atau 2.040  dikhususkan untuk lansia.

“Sampai 9 April 2020, sebanyak 142.883 jemaah atau 70,27 persen sudah melunasi Bipih Reguler. Dari jumlah itu, ada 580 lansia yang sudah melakukan pelunasan,” ujar Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis melalui keterangan tertulisnya, Ahad (12/4/2020).

Menurutnya, pelunasan Bipih reguler dilakukan melalui dua skema. Sebanyak 122.967 jemaah melunasi secara teller dengan datang ke kantor Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih. Sedangkan 19.916 jemaah melunasi secara non teller dengan memanfaatkan internet banking dan ATM.

Baca Juga :   Gubernur Minta Optimalkan Penggunaan Anggaran untuk Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

“Pelunasan tahap satu berlangsung hingga 30 April. Jika masih ada sisa kuota, dibuka tahap kedua, 12-20 Mei 2020,” tuturnya.

Sementara untuk Bipih Khusus, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Arfi Hatim, mengatakan, hingga 9 April 2020, sudah ada 12.539 jemaah atau 76,90 persen yang melakukan pelunasan.  Menurut Arfi, pihaknya juga membuka pelunasan kepada jemaah haji khusus dengan status cadangan.

“Sampai hari ini tercatat  ada 2.016 jemaah yang sudah melunasi dengan status cadangan. Pelunasan Bipih Khusus akan berlangsung hingga 30 April 2020,” ucapnya. HGA

Komentar

News Feed