oleh

UMKM Boleh Buka Asal Patuh Ketentuan Penanganan Covid-19

SULTENG RAYA – Wali Kota Palu, Hidayat mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pelaku usama mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu.

Melalui Surat Edaran Wali Kota Palu Nomor: 443/0748/PERDAGIND/2020 tentang Pencegahan Covid-19 di Wilayah Kota Palu tertanggal 8 April 2020, pelaku UMKM seperti warung makan, cafe, pekerja kreatif lapangan, dipersilahkan tetap menjalankan aktivitasnya, tetapi harus patuh terhadap ketentuan pencegahan penyebaran virus corona alias Covid-19.

Dalam surat itu, terpadat tujuh point ketentuan yang dianjurkan Pemkot Palu kepada pelaku UMKM yang buka usahanya.

Pertama, tidak boleh menyediakan fasilitass kursi dan meja di tempat usaha agar konsumen tidak berkumpul.

Kedua, tidak melayani konsumen yang akan makan dan minum di tempat usaha. Ketiga, pelaku usaha diminta mengingatkan konsuemen yang membeli produk untuk menjaga jarak dua meter.

Keempat, konsumen atau pengunjung yang tidak memakai masker agar tidak dilayani. Artinya, pelaku usaha hanya dibolehkan melayani konsumen yang menggunakan masker.

Kelima, pelaku usaha wajib menyediakan fasilitas tempat cuci tangan dengan menggunakan kran air dan sabun. Keenam, pelaku usaha dalam melayani konsumen wajib menggunakan masker.

Terakhir, konsumen diminta sedapat mungkin membeli produk pelaku UMKM warung makan, cafe dan PKL, memanfaatkan jasa ojek online.

 “Pelaku UMKM bisa tetap buka, tapi tanpa kursi. Begitu juga konsumen hanya dibolehkan membeli langsung pulang. Kalau terpaksa ada antrean, harus jaga jarak,” kata Wali Kota palu, Hidayat.

 

BERSATU LAWAN CORONA

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Palu, Hidayat mengajak seluruh komponen masyarakat di daerah itu untuk bersatu ‘memerangi’ virus corona alias Covid-19.

Menurutnya, dukungan masyarakat sangat menentukan upaya pencegahan penyebaran maupun penanganan Covid-19.

“Sebagaimanapun upaya Pemerintah untuk mencegah penyebaran maupun penanganan virus corona, jika tanpa dukungan masyarakat, akan terasa sulit. Mari kita sama-sama tanggal rasa benci, jengkel dan sebagainya untuk satu tujuan, yakni sama-sama mencegah dan menangani Covid-19,” kata Wali Kota Hidayat kepada sejumlah wartawan di ruang kerja Wali Kota Palu, Selasa (7/4/2020).

Ia mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu hanya membutuhkan masyarakat lebih disipilin sesuai prosedur yang diajurkan Pemerintah dalam menangani Covid-19.

“Jangan terlalu cemas berlebihan. Yang terpenting adalah kedisiplinan, misalnya menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun, kalau tidak ada kebutuhan mendesak, tidak perlu keluar rumah. Inilah cara paling efektif untuk mencegah penyebaran virus corona. Kalau kita bersatu, inshaallah bencana non alam ini bisa kita lalui tanpa menimbulkan banyak korban,” katanya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah itu untuk menaati seluruh imbauan dari Pemerintah, baik kota, provinsi maupun Pemerintah Pusat.

Imbauan dimaksud diantaranya, selalu menggunakan masker saat di luar rumah hingga prosedur penracikan cairan desinfektan harus dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kota Palu maupun Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palu.

 “Mari kita dukung Pemerintah mencegah dan menangani virus ini dengan mengikuti arahan Pemerintah, seperti selalu menggunakan masker saat keluar rumah. Tindakan-tindakan itu semua bukan untuk kepentingan Pemerintah, tapi untuk kepentingan kita semua maupun sakan keluarga kita. Karena, hanya dengan begitu, penyebaran virus ini bisa dicegah,” katanya. HGA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed