oleh

Dua Sembuh, Tersisa Satu Pasien Positif Dirawat

SULTENG RAYA – Pemerintah Kota Palu melalui Ketua Tim Surveillance, dr Rochmat menyatakan dua pasien terkonfirmasi positif di Kota Palu dinyatakan sembuh pada Rabu (8/4/2020).

“Pasien yang terkonfirmasi positif ada 4 kasus. Satu orang meninggal dan dua orang lainnya pada hari ini dinyatakan sembuh atau negatif dan diperbolehkan pulang. Sehingga positif yang dirawat saat ini sisa 1 orang,” kata dr Rochmat melalui pers conference di Posko Induk Satgas Pemantauan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19, di Baruga Lapangan Vatulemo, Rabu (8/4/2020).

Menurutnya, Tim Surveillance Kota Palu akan mengantara pasien dinyatakan sembuh tersebut dari rumah sakit ke rumahnya masing-masing.

“Usai pers conference ini, kami bersama tim dari Palu akan menjemput pasien yang telah dinyatakan sembuh tersebut,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ketua Tim Surveillance didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Palu, Goenawan, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu, Syamsul Saifudin serta pejabat dari Satpol PP Kota Palu dan BPBD Kota Palu.

 

PP, OTG, ODP DAN PDP MENINGKAT

Diketahui, berdasarkan data Tim Surveillance Posko Induk Satgas Pemantauan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19, jumlah pelaku perjalanan (PP), orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) mengalami peningkatan.

Dr Rochmat menuturkan, berdasarkan data dari 14 Puskesmas se-Kota Palu, PP meningkat 53 kasus dari 856 menjadi 909 kasus.

PP merupakan status dalam penanganan Covid-19, yakni setiap orang yang baru datang dari luar Kota Palu. Setelah melalui pemeriksaan kesehatan tidak ditemukan gejala, maka dipersilahkan kembali ke rumah dengan tetap mengikuti prosedur pencegahan Covid-19. Selama 14 hari inkubasi, harus melakukan isolasi mandiri. Namun, jika terdapat gejala, maka akan ditetapkan sebagai ODP atau PDP.

“Penambahan pelaku perjalanan ini laporan dari Puskesmas Birobuli sebanyak 31 kasus, Puskesmas Bulili sebanyak 4 kasus, Puskesmas Tawaeli sebanyak 16 kasus, Puskesmas Talise sebanyak 1 kasus dan Puskesmas Sangurara sebanyak 1 kasus,” kata dr Rochmat.

Sementara itu, katanya, untuk data OTG sedikit mengalami perubahan, dimana 3 OTG pantauan Puskesmas Sangurara menjadi PDP serta ada penambahan 2 OTG baru, sehingga jumlah OTG menjadi 21 kasus.

“3 OTG yang menjadi PDP ini berdasarkan laporan yang kami terima, sudah dirawat di Rumah Sakit Anutapura Palu,” ungkapnya.

Selanjutnya, data ODP berdasarkan laporan Puskesmas se-Kota Palu ada penambahan 4 kasus dari 165 menjadi 169 kasus.

“Data PDP per tanggal 8 April 2020 ketambahan 3 kasus baru, sehingga total PDP per hari ini (kemarin) , sebanyak 9 kasus,” tuturnya.HGA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed