oleh

BKKBN Sulteng Terapkan Cek Suhu Tubuh Hingga WFH

SULTENG RAYA – Demi mencegah penyebaran virus corona alias Covid-19, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah menerapkan pengecekan suhu tubuh bagi seluruh pegawai dua kali sehari, yakni sebelum masuk kantor dan sebelum pulang kantor.

Selain itu, Perwakilan BKKBN Sulteng juga memberlakukan work from home (WFH) alias bekerja dari rumah bagi pegawai rentan, seperti pegawai hamil, pegawai usia di atas 50 tahun serta pegawai yang menggunakan transportasi umum.

Kumala Digifest

“Ada beberapa hal berknenaan dengan pelayanan yang berubauh pascamewabahnya bencana bukan alam Covid-19, kami menyelaraskan kebijakan Pemerintah Pusat dan provinsi. Kebijakan kami di sini (Kantor BKKBN Sulteng), secara manajemen dan sesuai arahan, kami menerapkan WFH yang kriterianya, hamil, lansia, staf menggunakan transportasi umum, semenetara kita pekerjakan di rumah. Kami memanfaatkan teknologi internet untuk komunikasi,” kata Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sulteng, Maria Ernawati kepada sejumlah wartawan di Kantor Perwakilan BKKBN Sulteng, Selasa (24/3/2020).

Baca Juga :   Kodim 1306/Donggala Pelayanan KB Kesehatan di Palu Utara

“Untuk sarana dan prasarana pengendalian diri untuk menangani Covid-19, setiap pagi dan sore, seluruh pegawai diperiksa atau cek suhu tubuhnya. Wajib mencuci tangan sebelum masuk kantor dan masuk ruangan. Tidak ada pertemuan dalam jumlah banyak sementara waktu, yakni hingga 9 April 2020 mendatang. Kebijakan tersebut juga berlaku bagi pengunjung,” kata Erna.

Khusus bagi masyarakat yang ingin konsultasi, sementara waktu pihaknya melayani memanfaatkan media sosial BKKBN Sulteng.

“Kalau hanya mau konsultasi, silahkan untuk berkomunikasi melalui media sosial BKKBN Sulteng, seperti Facebook, WhatsApp, Instagram maupun melalui website resmi BKKBN Sulteng,” kata dia.

Sementara itu, mengenai pelayanan KB seperti pemasangan alat kontrasepsi, pihaknya tetap mengimbau untuk tetap dilayani, namun sebaiknya menghindari adanya penumpukan di fasilitas kesehatan.

Baca Juga :   Rama Siap Adu Ide di ADU JAK GenRe Indonesia 2020

“Pelayanan KB untuk tetap dilaksanakan tetapi tidak untuk mengumpulkan orang banyak. Pemasangan alat kontrasepsi tetap dilayani, tetapi tetap memperhatikan protek diri.’

Senada, Humas BKKBN Sulteng, Bramanda G Noya, mengatakan, sesuai instruksi Kaper BKKBN Sulteng, wajib menyediakan hand sanitizer di depan setiap ruangan. Selain itu, sejak mewabahnya Covid-19 di Indonesia, Kantor Perwakilan BKKBN Sulteng disemprot cairan disinfektan setiap tiga hari.

“Distancing Social mulai diberlakukan di wilayah Kantor Perwakilan BKKBN Sulteng sejak 16 Maret 2020. WFH mulai tanggal 26 Maret 2020 (hari ini) rencanannya sampai 9 April 2020. Selain itu, tiga hari sekali kantor disemprot disinfektan. Selanjtunya, setiap ruangan wajib menyediakan hand sanitizer. Kemudian, sebelum masuk kantor, baik pegawai maupun tamu wajib periksa suhu tubuh tanpa kontak fisik dan cuci tangan pakai sabun menggunakan wastafel yang disiapkan di depan pintu masuk kantor serta di beberapa sudut di kantor BKKBN Sulteng. Sekarang kita tidak boleh terima tamu di ruangan. Lalu, konsutasi hanya dilayani dengan cara non-tatap muka,” kata Bram, sapaan Bramanda G Noya. HGA

Komentar

News Feed