oleh

Pengamat: Pembatalan UN Bukti Pemerintah Mengutamakan Kemanusiaan

SULTENG RAYA- Pengamat Pendidikan Kota Palu, Dr. Asep Mahfudz mengatakan keputusan pemerintah yang membatalkan pelaksanaan Ujian Nasional dalam masa darurat virus corona (Covid-19) dinilai sangat bijak dan lebih mengutamakan keselamatan manusiaan.

“Sangat baik, hal itu sudah dipikirkan baik-baik demi keselamatan kita semua, kebijakan ini tentunya lebih mengutamakan aspek kemanusiaan dan keselamatan nyawa para peserta didik , guru dan semua keluarganya,” katanya kepada Sulteng Raya saat dihubungi Selasa (24/3/2020).

Selain itu kata dia UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan, sehingga penilaian kelulusan siswa dapat menggunakan hasil penilaian harian siswa selama menempuh pembelajaran dari awal semester sampai dengan akhir semester. “Metode penilaian kelulusan dapat juga digunakan hasil penilaian harian,  formatif dan sumatif dari semster awal  sampai akhir waktu semester berjalan, namun bagi siswa yang di daerah yang sulit terjangkau dapat dinilai dengan melihat capaian belajar  yang dilakukan guru selama ini, setidaknya sampe bulan maret” katanya.

Ia juga mengatakan, penilaian tersebut juga harus didukung dengan adanya peran guru yang sangat mengetahui dengan jelas tentang kondisi dan kemampuan para peserta didiknya.

“Dalam hal ini tentunya peran guru menjadi aspek pendukung utama dalam mendukung kebijakan strategis ini, karena guru yang sangat tahu kondisi dan kemampuan siswa karena mereka yang setiap hari yang bersama dengan para siswa di sekolah,” ucapnya.JAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed