oleh

Bea Cukai Pantoloan Berhasil Amankan 45 Karton Rokok Ilegal

SULTENG RAYA – Ditengah merebaknya penyebaran covid-19 atau virus corona di sejumlah wilayah di Indonesia, Kantor Wilayah Bea dan Cukai Pantoloan berhasil mengamankan barang hasil selundupan berupa 45 karton tembakau ilegal, Jumat (20/3/2020) malam.

Barang ilegal tersebut berhasil ditemukan dari pelaku berinisial (AR) di dua lokasi berbeda.

“Diamankan 45 karton itu berisi 8 case/ball, 10 slop 20 batang = 720.000 batang. Jenis pelanggaran pengiriman barang kena cukai berupa hasil tembakau jenis sigaret kretek mesin yang dilekati pita cukai palsu dan pita cukai bekas,” tutur Plt Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Pantoloan, Irwan Sakti Alamsyah dalam keterangan tertulis yang diterima Sulteng Raya, Senin (23/3/2020).

Irwan juga menjelaskan bahwa penindakan tersebut menggunakan modus operandi berupa pemberitahuan yang tidak sesuai dengan isi dalam kontainer milik pelayaran PT. Meratus Line.

“Penindakan ini bermula dari analisa yang dilakukan oleh anggota intelijen KPPBC Pantoloan, kemudian atas analisa tersebut petugas melakukan pengejaran terhadap sarana pengangkut yang menuju TKP dan mendapati sdr. AS dan sdr. AR sebagai tersangka.,” katanya.

“Atas penindakan tersebut petugas berhasil mengamankan empat puluh lima karton rokok atau sebanyak tujuh ratus dua puluh ribu batang hasil tembakau dilekati pita cukai palsu dan dilekati pita cukai bekas, dengan total potensi kerugian Negara sebesar Rp.338.400.000 (tiga ratus tiga puluh delapan juta empat ratus ribu rupiah)”, tambah Irwan.

KRONOLOGI PENANGKAPAN

Kata Irwan Sakti Alamsyah, berdasarkan informasi intelijen yang diterima, bahwa ada pengiriman barang dari Surabaya menggunakan kontainer yang dimuat oleh kapal Meratus Mamiri Voyage 2006 N. Setelah dilakukan analisa mendalam, informasi ditemukan kontainer dengan nomor MRTU2089893 yang mencurigakan.

Selanjutnya, dilakukan pengembangan ke lokasi gudang tempat pembongkaran barang dan didapati barang dalam kontainer tersebut dan dipindahkan ke mobil box berwarna putih dengan Nopol DN 8442 AD.

Setelah itu, mobil tersebut meninggalkan gudang dan diikuti oleh tim dari KPPBC Pantoloan ke rumah sdr. AR dan langsung melakukan penindakan serta mengamankan sarana pengangkut yang berisi BKC HT jenis SKM sejumlah 29 karton yang berada di dalam mobil serta pemilik barang (sdr. AR).

Tim dari KPPBC Pantoloan yang lain bergerak masuk ke gudang melakukan penindakan dan menemukan sisa BKC yang belum diangkut sejumlah 16 karton yang berada di dalam kontainer Meratus.

(AR) DIJERAT UU 39 2007

Dari penindakan tersebut, AR melakukan pelanggaran terhadap Pasal 54 dan/atau pasal 56 UU No. 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Penindakan Barang Kena Cukai Berupa Hasil tembakau ilegal tersebut adalah wujud bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tidak akan berkompromi terhadap segala bentuk pelanggaran perundang-undangan di bidang kepabeanan dan cukai. RHT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed