oleh

Tenny C Soriton ‘Pamit’ ke Kalimantan Barat

Selamat betugas di tempat yang baru Tenny C Soriton, semoga semakin sukses di tempat baru dan jabatan barunya di kalimantan Barat.

 

Oleh: Hangga Nugracha/Sulteng Raya

 

Ya, Tenny C Soriton resmi dilantik menjadi Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Barat oleh Kepala BBKKBN, dr Hasto Wardoyo di Kantor Halim 1 BKKBN di Jakarta, Jumat 20/3/2020).

Tenny C Soriton sangat populer di kalangan Perwakilan BKKBN Sulteng, khususnya saat Kaper BKKBN Sulteng sebelumnya, Abdullah Kemma resmi purna bhakti pada 1 November 2018 lalu. Sejak saat itu, Tenny C Soriton ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Kaper BKKBN Sulteng hingga 24 Januari 2020.

Setelah Gubernur Sulteng, Longki Djanggola melantik Kaper BKKBN Sulteng yang baru, Maria Ernawati, Tenny C Soriton kembali bertugas sebagai Kepala Bidang Pelatihan dan Pengembangan (Latbang) Perwakilan BKKBN Sulteng.

Mencapai jabatannya yang sekarang sebagai Kaper BKKBN Kalbar, bukanlah hal gampang. Perjuangan dilaluinya cukup panjang. Butuh 31 tahun pengabdian. Tenny C Soriton mengawali karirnya sebagai Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) di Sulteng pada 1988 silam.

Sebelum pamit di tempat tugas yang baru, Tenny berpesan kepada seluruh jajaran, khususnya pada staf  Perwakilan BKKBN Sulteng agar selalu melaksanakan tugas dengan baik dalam mendukung program nasional. 

Menurutnya, kinerja dinilai atas prestasi atau capaian dari hasil kinerja, bukan diniali berdasarkan absensi kerajinan masuk kantor.

“Kepada teman-teman di Sulteng, program KB adalah program nasional. Mari kita bekerja dengan sunggug-sungguh,  kinerja kita dinilai bukan dari seberapa sering masuk kantor, tetapi kinerja kita dinilai dari hasil pekerjaan yang kita lakukan berjalan atau tidak,” kata Tenny C Soriton kepada sejumlah wartawan di Kantor Perwakilan BKKBN Sulteng, Selasa (24/3/2020).

Meski dirinya kini bertugas di Kalbar, namun ia tetap akan selalu terbuka bagi seluruh jajaran BKKBN Sulteng apabila diperlukan untuk sharing informasi. Karena, ia merasa Sulteng adalah rumahnya. Sehingga, ia juga tetap ingin Sulteng terus maju seperti daerah maju lainnya di Indonesia.

“Saya di BKKBN Sulteng sudah sejak tahun 1988 atau sudah 31 tahun (pengabdian). Sehingga, saya merasa Sulteng adalah rumah saya. Terlebih istri saya asal Kota Palu dan anak-anak saya juga sudah lahir dan besar di Kota Palu,” katanya.

Meski daerah Sulteng memiliki geografis yang cukup luas serta medannya sangat menantang, namun satu yang pasti, kata Tenny, selama mengabdi di Sulteng, masyarakat di Sulteng sangat terbuka terhadap program-program BKKBN, khususnya program KB.

Berdasarkan hal tersebut, yang dibutuhkan hanyalah kemauan atau tekad serta mental yang kuat untuk menyuskseskan program BKKBN.

“Kalau melihat prevalensi jumlah kelahiran di Sulteng, jumlahnya terus menurun. Ini artinya, masyarakat kita di Sulteng sangat menerima dengan baik program KB. Tinggal kemauan dan tekad yang kuat dibutuhkan untuk terus menguatkan sosialisasi kepada masyarakat. Intinya, sebagai PNS, kita ditugaskan sebagai pelayan, bukan dilayani,” katanya.

“Yang pasti saya optimis, dibawah kepemimpinan ibu Kaper Maria Ernawati, BKKBN Sulteng akan lebih sukses lagi. Terlebih beliau adalah sosok yang punya pengalaman cukup matang di Pulau Jawa,” ucapnya.

Diketahui, sebelum jadi Kabid Latbang, Tenny C Soriton menjabat sebagai Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) pada Februari 2013-April 2016, Kepala Seksi Kelangsungan Hidup Bayi dan Anak pada Juli 2009-Februari 2013. ***

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed