oleh

VSI Sasar Millennial Branding Pasar Modal

SULTENG RAYA – Kalangan millennial  dinilai belum menjadi pemberi sumbangsi signifikan terhadap lonjakan transaksi pasar modal.

Namun, millennial  dapat dijadikan sebagai sektor yang membuat booming pasar modal dari aspek jumlah investor maupun edukasi.

Branch Manager Valbury Sekuritas Indonesia (VSI) Manado, Chilef Watusuke, mengatakan, hal tersebut didasari massifnya penggunaan teknologi sebagai salah satu instrumen penting pasar modal.

“Selama ini dikita, orientasinya millennial  jadi sasaran branding untuk mengangkat nama sekuritas dalam pasar modal, dan itu efektif. Namun kalau dari jumlah nominal transaksi belum, belum bisa mengangkat,” kata Chilef Watusuke kepada Sulteng Raya, Jumat (20/3/2020).

Kalangan millennial  juga menjadi investasi jangka panjang sekuritas. Sebab, jika millennial  terus menggeluti invetasi pasar modal, bukan tidak mungkin akan terus meningkatkan nominal transaksi.

“Kita belum bisa melihat jika diawal, kalau millennial  ini kan, paling transaksinya tidak seberapa, paling banyak Rp5 juta. Tapi kalau mereka nyaman dan kedepan bisa memiliki penghasilan lebih, mereka bisa menggelontorkan sebagian pengahsilannya untuk investasi ini,” kata Chilef Watusuke.

VSI sendiri saat ini telah resmi melantai dipasar modal Sulteng. Sebagai target awal, pihaknya menargetkan transaksi Rp15 miliar per bulan dan ingin menyasar kalangan ekonomi menengah keatas dengan upaya sosialisasi masif terhadap kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pengusaha yang beradai di 13 Kabupaten dan Kota.

“Kami yakin akan mendapatkan sambutan hangat di Sulteng. Kalau kita melihat transaksinya cukup baik, kami di Manado saja dengan beberapa sekuritas, angka transaksinya hanya pada Rp200 miliar. Sedangkan kemarin di Sulteng hanya satu sekuritas sudah berada diangka Rp100 miliar lebih transaksi, hamir mendekati Manado,” tutup Chilef Watusuke. RHT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed