oleh

Yayasan Buddha Tzu Chi Benarkan Data Riil Bupati Sigi

SULTENG RAYA – Yayasan Buddha Tzu Chi sebagai pemberi manfaat pada Hunian Tetap (Huntap) Pombewe membenarkan data yang dikemukakan oleh Bupati Sigi saat Rapat Koordinasi (Rakor) rangkaian kegiatan misi World Bank di ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pada Januari 2020 lalu merupakan data riil sesuai fakta dilapangan.

Hal ini dikemukakan oleh PT Utama Sarana Sakti sebagai Kontraktor Pembangunan Huntap Pombewe, melalui Site Manager Rachmat Sendjaja, Ahad (15/3/2020).

Menurutnya, data tersebut adalah data yang ia berikan melalui Dinas terkait yakni PUPR sebagai laporan progres pembangunan huntap Pombewe pada saat itu.

“Data yang disampaikan Bapak Bupati itu sudah benar. Pekerjaan huntap ini selalu on progress, setiap minggu kita laporkan progressnya, ke Dinas terkait dan ke beberapa pihak terkait,” kata Rachmat saat ditemui sejumlah media di lokasi Huntap Pombewe.

Menurutnya, tudingan ‘Pembohongan Publik’ dari salah satu forum kepada Bupati Sigi Moh Irwan Lapata yang diberitakan di salah satu media online dan tersebar di Media Sosial bahwa itu tidak benar.

“Yang menuduh Bupati melakukan ‘Pembohongan Publik’ sebenarnya mereka itu yang melakukan Pembohongan Publik. Data yang mereka sampaikan adalah bukan data teknis, dan saya tidak tau mereka dapat darimana data itu. Karena mereka tidak pernah datang kepada kami untuk meminta data yang sebenarnya,” Kata Rachmat dengan lantang.

Rachmat juga menyoroti salah satu oknum yang selalu menyebarkan video di Media Sosial terkait pembangunan Huntap Pombewe. Menurutnya video yang dia sebar bukan sesuai fakta yang ada dilapangan. Bahkan pihaknya tidak mengetahui dia melakukan hal tersebut.

“Sementara ini kita masih melakukan koordinasi dengan pihak Yayasan terkait berita tersebut. Yang jelas mereka menyebarkan berita tidak sesuai dengan fakta dilapangan,” ujarnya.

Selain itu, Rachmat juga membantah soal dikatakan bupati tidak turun lapangan. Padahal, dirinya sering bertemu Bupati saat akhir pekan dan menanyakan apa yang menjadi kendala dilapangan. 

Rahmat mengakui, Bupati Sigi sangat suport dan banyak menyelesaikan dengan baik dan cepat terkait persoalan pembangunan Huntap Pombewe. Salah satunya adalah penyelesaian lokasi pembangunan Huntap disana. 

“Satu-satunya bupati yang tidak banyak bicara tetapi beliau saat menyediakan lahan ini lancar, klir, tidak banyak janji tapi diselesaikan dengan bagus. Itu yang membuat yayasan senang. Kami pun sangat berterimakasih atas kerjasama yang dibangun bupati Sigi,” jelasnya. 

Ia juga menyampaikan, pihaknya akan tetap membangun 1.000 unit, namun pada tahap pertama baru 500 unit yang dikerjakan. Untuk infrastruktur kata dia, didanai oleh APBN melalui bank dunia, dimana tentunya melalui prasyarat dan administrasi yang begitu panjang. 

Sementara, Imron pengawas pembangunan huntap Pombewe dari PT PT Utama Sarana Sakti, menyatakan, laporan progres pembangunan huntap Pombewe untuk Februari 2020 dari target tahap pertama 500 unit yakni pondasi 263 unit, dinding GRC Board 159 unit, atap 117 unit, lantai 85 yunit dan Fhinising 83 unit.

“Jadi dari target 500 unit, progresnya sebesar 27,65 persen. Sementara progres total yakni on progress 51,60 persen, finishing 17 persen dan belum selesai 48 persen data tersebut,” katanya. FRY

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed