oleh

Perusahaan Perlu Terapkan Prinsip Ekonomi Hijau

SULTENG RAYA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong seluruh perusahaan di Sulawesi Tengah untuk menerapkan prinsip ekonomi hijau dan ketaatan pada peraturan lingkungan hidup.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Hidayat Lamakarate, menjelaskan prinsip tersebut dinilai sangat penting guna meningkatkan pengelolaan lingkungan.

“Apapun hasilnya yang penting semua perusahaan sudah komitmen menjalankan aktivitas dengan baik dan mengikuti segala ketentuan lingkungan hidup,” jelasnya pada penyerahan sertifikat Proper periode 2018-2019,  di salah satu Hotel di Kota Palu, Kamis (5/3/2020).

Proper merupakan program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan yang dikembangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendorong perusahaan meningkatkan pengelolaan lingkungan.

Program tersebut telah dijalankan di Sulteng sejak periode 2012 hingga 2013. Namun hingga kini, baru JOB Pertamina Medco E and P Tomori Sulawesi mendapat 4 kali citra hijau dari KLHK sejak 2016 lalu. Sementara perusahaan lainnya, belum ada satupun berhasil mendapat citra emas atau ketaatan pengelolaan lingkungan paling tinggi.

Hal tersebut diakui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulteng,  Abdul Rahim, mengungkapkan dari 27 perusahaan yang dinilai, ternyata sebagian besar masih meraih citra merah.

“Walau upaya pengelolaan lingkungan sudah dilakukan, tapi baru sebagian yang mencapai hasil sesuai persyaratan dan ketentuan aturan lingkungan hidup,” jelasnya.

Meski begitu, tidak ada satupun perusahaan yang meraih proper hitam. Sebab, bagi perusahaan yang mendapatkan citra hitam tersebut, akan mendapat sanksi berupa pencabutan izin usahanya oleh KLHK.

Menurut Abdul Rahim, citra hijau atau proper hijau dinilai sangat penting sebagai landasan hukum usaha yang berwawasan lingkungan, sebagaimana yang dilakukan JOB Pertamina Medco E and P Tomori Sulawesi

“Semoga kedepan ada perusahaan yang bisa meraih proper emas,” jelasnya. RAF

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed