oleh

Sekolah Alam Terpadu Mian Nu Lipuknyo Diresmikan

-Kab. Banggai-dibaca 664 kali

SULTENG RAYA – Bupati Banggai, Ir. H. Herwin Yatim meresmikan Aula dan RKB Sekolah Alam Terpadu Mian Nu Lipuknyo yang dirangkaikan dengan Kuliah Umum Rektor Universitas Gunadarma Jakarta, bersama Tim Percepatan Penurunan Anak Kerdil (Stunting) Setwapres RI dan Pola Pengasuhan anak Difabel / ABK, di Tandalo Hills, Desa Molino, Kecamatan Luwuk Timur, Kamis (13/2/2020).

Bupati Banggai, Ir. H. Herwin Yatim dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah merasa bangga dengan kegiatan pagi ini, Sekolah Mian Nu Lipuknyo adalah terobosan baru yang dilakukan oleh Yayasan Labolo Education Center bekerjasama pemerintah dalam mewujudkan pembelajaran dan edukasi untuk masyarakat pedalaman Banggai, dan anak-anak disabilitas.

“Semoga dengan datangnya Tim P2AK Setwapres dan Universitas Gunadarma di Luwuk Banggai khususnya di Sekolah Mian Nu Lipuknyo ini dapat memberikan manfaat yang lebih berupa program dan kegiatan dari pemerintah pusat untuk Masyarakat Banggai, terutama masyarakat lokal pedalaman,” kata Bupati didampingi Wakil Bupati (Wabup) H. Mustar Labolo.

Baca Juga :   Kapolres Banggai Ikuti Doa Bersama Dukung Keberhasilan Satgas Madago Raya

Dikatakannya, Yayasan Labolo Education Center ini mengutamakan warga-warga yang tidak mampu dan berkebutuhan khusus. “Olehnya itu pada kesempatan ini saya selaku Bupati Banggai mewakili Pemerintah Kabupaten Banggai sangat mengapresiasi dan sangat bangga terhadap yayasan ini. Tahun lalu Pemerintah Kabupaten Banggai mengalokasikan program jalan, air dan prasarana lainnya untuk mendukung sarana dan prasarana prioritas sekolah ini,” ujarnya.

Insya Allah di tahun ini pemerintah akan merampungkan seluruhnya.

Semoga pengelolaan sekolah alam Ini kedepan akan lebih profesional, akan lebih berkembang dan pemerintah akan terus mensuport apapun bentuknya, sehingga yayasan ini bisa memunculkan generasi-generasi anak berkebutuhan khusus yang tidak kalah dengan daerah lainnya dan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat pedalaman dan suku-suku terasing agar lebih berkualitas dan berdaya saing,” tambahnya.

Baca Juga :   Tersangka Pencabulan Anak di Bawah Umur Dilimpahkan

Usai sambutan Bupati Banggai, kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah Umum Rektor Universitas Gunadarma, serta pemaparan dari TIM P2AK dan dilanjutkan dengan Materi Pola Pengasuhan anak Difabel.

Kegiatan itu, dihadiri oleh Rektor Universitas Gunadarma Prof. Dr. E.S Margianti, Tim TP2AK Setwapres Dr. Brigita Puridawati dan Dr.dr. Lucy Widasari, Duta Difabel Sekaligus Artis Kondang Dewi Yull, Ketua Yayasan Labolo Education Center Hj. Mina Mustar Labolo, Ketua KKSS Sulawesi Tengah H. Tjabani, para pimpinan perangkat daerah bersama jajarannya, para staf ahli dan asisten, para Camat, Sekretaris Kwarcab Banggai dan pengurus lainnya, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para peserta Jambore Indonesia Sehat, Keluarga Besar Puskesmas dan undangan lainnya. MAM

Komentar

News Feed