oleh

Hari Ini, Tim KLHK Berupaya Selamatkan B3

SULTENG RAYA – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menegaskan upaya penyelamatan buaya berkalung ban (B3) akan di lakukan, Rabu (5/2/2020) hari ini. Hal itu menyusul akan tibanya tim khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

“Belum ada tim dari Jakarta pak. Kalau dari jadwalnya, kemungkinan mereka akan tiba pukul 07:00 besok (hari ini,red),”kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha BKSDA Sulteng, Muliyadi melalui sambungan telefon, Selasa (4/2/2020).

Nantinya tim tersebut akan berkoordinasi dengan tim dari BKSDA Sulteng. Sebab, kata Muliyadi sejak dihentikan sayembara, pemantauan terhadap buaya itu terus dilakukan.

Sementara itu, menyikapi berlarutnya penanganan kasus satwa liar ini. Salah seorang pencinta reptil Kota Palu, Muhammad Gunanta Putra mengaku, ada tiga poin penting yang tidak dilakukan oleh BKSDA Sulteng yaitu, konsisten, waktu dan tenaga. Jika ketiganya benar-benar diterapkan dengan benar, maka permasalahan ini dapat segera terselesaikan.

Baca Juga :   Hingga Agustus, Kekerasan Perempuan dan Anak Capai 101 Kasus

“Kalau pihak BKSDA betul-betul niat, mereka harus selalu menyediakan waktunya. Kenapa harus di viral-viralkan melalui sayembara. Ini tugas mereka, contohnya ketika terjadi kebakaran, tidak mungkin pihak pemadam harus buat sayembara dulu untuk memadamkan api,” kata Muhammad Gunanta Putra,

Dia juga mengakui, kendala utama yang harus diantisipasi oleh BKSDA adalah kerumunan massa. Sebab menurut Gunanta, sifat asli dari buaya adalah pemalu. Jika beberapa poin tersebut dapat dilakukan dengan serius, ia yakin penanganan dapat segera terselesaikan.

“Sifat asli buaya itu pemalu, apalagi yang masih di habitatnya. Jadi kerumunan orang itu memang menjadi kendala yang harus diantisipasi oleh BKSDA,” tegasnya. CR5

Komentar

News Feed