oleh

Palu Target Juara Umum di Popda Morut

SULTENG RAYA – Pemerintah Kota Palu menargetkan juara umum pada pagelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) dilaksanakan di Kabupaten Morowali Utara pada Juni 2020 mendatang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palu, Andi Sumardi mengatakan, sebagai langkah awal mencapai target juara umum, bulan depan pihaknya melaksanakan proses seleksi atlet yang akan dibina mewakili Kota Palu di Popda.

“Kami akan mengirim surat ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Palu untuk mengutus siswanya yang mau ikut seleksi. Semua sekolah kami libatkan mulai dari tingkat SMP sampai SMA sederajat. Setelah proses seleksi selesai maka para atlet akan menjalani pembinaan selama empat bulan,” kata Andi Sumardi kepada Sulteng Raya, Kamis (9/1/2020).

Dalam proses seleksi, Sumardi menekankan kepada pengurus cabang olahraga (cabor) untuk menyeleksi atlet berdasarkan kemampuan dan tidak melihat latar belakang.

“Satu hal yang selalu saya sampaikan kepada teman-teman (pengurus cabor), pada saat memilih atlet jangan melihat ke kiri-kanan, namun harus melihat ke depan. Maksudnya, jangan memilih berdasarkan latar belakang. Meskipun atlet itu anak petinggi pemerintah atau anak pelatih sekalipun, kalau tidak berprestasi maka jangan dipilih,” katanya.

Hal itu dimaksudkan agar para atlet yang ditunjuk sebagai perwakilan Kota Palu pada ajang pelajar itu benar-benar berkualitas dan berbakat, sehingga mampu mencetak prestasi membanggakan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Keolahragaan Dispora Kota Palu, Ninong, menjelaskan, sesuai hasil bimbingan teknis bersama pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng, Popda Juni mendatang mempertandingkan sembilan cabor.

“Bola Volly indoor, Bulu Tangkis, Pencak Silat, Sepak Takraw, Sepak Bola, Tennis Meja, Tenis Lapangan, Bola Basket dan Tinju,” kata Ninong.

Menurutnya, jejak penyelenggaraan Popda, Kota Palu selalu berhasil meraih peringkat teratas. Hal itu lantaran Kota Palu merupakan gudang para atlet dan ditunjang sarana dan prasarana olahraga lebih memadai dibandingkan kabupaten lain di Sulteng.

Namun ia menjelaskan bahwa target pada penyelenggaraan Popda kali ini bukan hanya sekedar mempertahankan peringkat, tetapi lebih pada peningkatan perolehan medali.

“Karena dalam setiap iven, Alhamdulillah Kota Palu selalu peringkat teratas. Namun bukan itu yang menjadi target kami melainkan meningkatkan perolehan medali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena di situlah tolak ukurnya,” jelas Ninong.

Kata dia, apabila Kota Palu meraih peringkat satu namun perolehan medali sama dengan tahun lalu, maka sama saja dengan jalan di tempat. Oleh karena itu, ia menginginkan ada gebrakan pada Popda tahun ini.

“Kita harus presentasikan, kalau misalnya tahun lalu memperoleh 10 emas, 10 perak dan 10 perunggu maka tahun ini minimal harus meraih 30 persen di atasnya. Jadi bukan Cuma peringkat yang dipertahankan namun perolehan medalinya,” katanya. NDY

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed