oleh

Kepsek Jamin Tenaga Pendidik di SMADA Palu Mahir IT

FOTO: Eddy Siswanto

SULTENG RAYA – Di era industri 4.0 yang serba digital saat ini menuntut tenaga pendidik harus mengikuti arus dan berinovasi dengan metode mengajarnya yang diterapkan kepada peserta didik melalui penggunaan IT (Informasi Teknologi).

Untuk itu, tenaga pengajar, hendaklah cekatan mengikuti perkembangan zaman, dan hal tersebut adalah suatu keharusan. Belum lagi, yang menjadi poin penting saat ini adalah menteri pendidikan berasal dari kalangan milenial sehingga sangat relevan untuk tenaga pengajar melek terknologi untuk mengakomodasi segalah terobosan atau kebijakan yang nantinya akan diterapkan.

Terkait hal itu, Kepala SMAN 2 Palu, Eddy Siswanto, mengatakan, tenaga pengajar yang ada di sekolahnya, ia menjamin telah mengikuti perkembangan teknologi karena telah mengikuti pelatihan dan edukasi, tidak lupa menyematkan kompetensi yang erat kaitannya dengan pengembangan wawasan IT dalam proses belajar mengajar.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

“Kalau masalah IT di SMA 2 ini, saya belum dapat guru saya yang tidak mengetahui penggunaan komputer, atau istilahnya gaptek. Karena, selama ini, guru yang baru masuk sudah menerapkan metode berbasis IT sedangkan yang senior sudah kami latih dari jauh hari dan dituntut untuk terus belajar,” katanya kepada Sulteng Raya, Selasa (7/1/2020).

Ia juga menambahkan, hal itu menjadi suatu kemudahan, ketika nantinya kebijakan baru mendikbud yakni program meredeka belajar akan diterapkan. Program tersebut, untuk tenaga pengajar disekolahnya, dinilai kepsek akan dengan mudah diterapkan.

“Insyaallah kami akan menerapkan dengan baik dan dengan mudah karena hal tersebut sangat relevan dengan apa yang telah kami kerjakan disini selama bertahun-tahun. Kami berusaha untuk menjadi sekolah yang terdepan di Kota Palu dan berusaha juga menjadi leader  dari berbagai terobosan-terobosan didunia pendidikan di Kota Palu,” katanya.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

Meski demikian, pihaknya tetap akan menunggu aturan baku dari program merdeka belajar mulai dari tahap sosialisasi hingga proses penerapannya di dalam proses belajar mengajar.

“Pasti ada penguatan-penguatan teknis, secara keseluruhan kami menyambut baik hal tersebut. Nantinya, kami tinggal menunggu stakeholder pendidikan untuk bergerak, sisanya kami siap menjalankan program,” katanya. JAN

 

Komentar

News Feed