oleh

Geliat Calon Perseorangan Wali Kota Palu 2020

-Kota Palu-dibaca 1.624 kali

 

  • AGUSSALIM GANDENG JEFRRY WAGIU
  • ANWAR PECAH KONGSI DENGAN ZAINUDDIN
  • BASIR TANASE BELUM ADA KEPASTIAN

SULTENG RAYA – Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu akan dilaksanakan 23 September 2020 mendatang. Untuk bakal calon yang akan maju melalui jalur partai politik, mungkin sibuk melakukan safari atau ikut ‘seleksi’ terbuka melalui penjaringan yang dilakukan oleh partai politik.  Sementara bakal calon Wali Kota Palu yang maju melalui jalur perseorangan, harus berjuang lebih awal untuk mengumpulkan dukungan masyarakat melalui surat pernyataan yang disertai dengan KTP. Bakal calon perseorangan harus berjuang mengumpulkan  21.396 dukungan atau 10 persen dari  jumlah DPT Kota Palu 213.957.

Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kota Palu, Iskandar Lembah mengatakan, sebanyak tiga orang petugas penghubung calon perseorangan yang pernah melakukan konsultasi kepada KPU Kota Palu. Iskandar menyebut, tiga orang itu yakni, perwakilan Agussalim, Anwar Saing dan Basir Tanase.

Baca Juga :   Sebulan Terakhir, Harga Minyak Goreng Kemasan Naik

“Hanya ada dua orang yang menyerahkan mandat Liaison Officer (LO) kepada KPU Kota Palu, yakni Agussalim dan Anwar Saing. Sementara untuk Basir Tanase hanya intens konsultasi di awal-awal saja. Saat ini sudah tidak pernah datang lagi,”ujar Iskandar kepada Sulteng Raya, Jumat (3/1/2020).

Sementara itu, bakal calon perseorangan Anwar Saing yang santer dikabarkan berpasangan dengan mantan Anggota DPRD Sulteng Zainuddin Tambuala saat ini pecah kongsi dan jalan masing-masing.

Saat ini Pak Anwar Saing belum memiliki pasangan untuk Maju di pemilihan wali kota Palu,” ujar Liaison Officer sekaligus Ketua Tim Pemenangan Anwar Saing, Cahyadi Anwar di Kantor KPU Kota Palu, Jumat (3/1/2020).

Baca Juga :   Berkat Vaksinasi Astrazeneca, Rencana Eet Bepergian ke Luar Negeri Bisa Terwujud

Cahyadi Anwar menyebut, awalnya tim  Zainuddin Tambuala memang meminta untuk bergabung dengan Anwar Saing dengan konsep mencari dukungan KTP masing-masing tim untuk digabungkan. Namun, beberapa hari yang lalu, kata dia, tim Zainuddin Tambuala menyatakan untuk tidak lagi bersama-sama.

“Mungkin mereka mau maju sendiri,”ujarnya.

Untuk progress saat ini, Cahyadi menyebut timnya sudah mengumpulkan sekitar 60 persen dukungan KTP dari yang dipersyaratkan oleh KPU Kota Palu.

“Untuk angka pastinya, saya tidak hafal. Tapi sudah ada sekitar 60 persen,”jelasnya.

Bakal calon perseorangan lainnya, Agussalim bisa dibilang yang paling antusias mencalonkan diri maju pada pemilihan Wali Kota Palu 2020. Dirinya yang paling awal mengumumkan akan maju dari jalur perseorangan bersama pasangannya Fajar Maulana kala itu. Namun, karena alasan kesehatan, Fajar Maulana kemudian mundur sebagai pasangan Agussalim.

Baca Juga :   PERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW, LPKA Palu Harap Andik Dapat Meneladani Akhlak Rasullullah

“Fajar Maulana mengundurkan diri karena sakit,” ujar LO Agussalim, Donny yang ditemui media ini di Kantor KPU Kota Palu, Jumat (3/1/2020).

Sebagai pengganti Fajar Maulana, saat ini Agussalim menggandeng Jeffry Wagiu sebagai wakilnya. Untuk dukungan KTP, Donny menyebut  pasangan Agussalim-Jeffry telah mengumpulkan sekitar 10 ribu dukungan.

Pasangan Agussalim-Jeffry saat ini juga telah mendaftarkan LO dan operator Sistem Informasi Pencalonan (Silon) kepada KPU Kota Palu. Agussalim-Jeffry juga telah mendapatkan username untuk menginput dukungan KTP ke Silon yang diserahkan oleh KPU.

Salah seorang warga Kota Palu, Angga berharap ada calon perseorangan yang lolos menjadi peserta Pilkada 2020, agar masyarakat memiliki banyak opsi dalam menentukan pemimpin Kota Palu lima tahun kedepan.WAN

Komentar

News Feed