oleh

Peredaran Uang di Sulteng Capai Rp1,14 Triliun

SULTENG RAYA – Bank Indonesia (BI) berupaya memenuhi ketersediaan uang tunai selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) melalui Kas Titipan Perbankan, Kas Keliling dan Penukaran Uang.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia provinsi Sulawesi Tengah, M. Abdul Majid Ikram menyebut total realisasi peredaran uang selama Desember 2019 sebesar Rp1,14 triliun.

Menurut Abdul Majid Ikram, uang senilai Rp1,14 triliun tersebut terdiri dari Uang Pecahan Besar (UPB)  yang diedarkan ke perbankan di Palu dan kas titipan Rp1,089 triliun dan melalui kegiatan penukaran uang serta kas keliling sebesar Rp15,717 miliar.

Sementara realisasi Uang Pecahan Kecil (UPK) yang diedarkan melalui perbankan di Palu dan kas titipan sebesar Rp33,136 miliar dan melalui kegiatan penukaran uang dan kas keliling Rp1, 923 miliar.

Abdul Madjid menjelaskan total realisasi UPB sebanyak 97,05 persen  dan UPK  sebanyak 2,95 persen. Angka ini sedikit dibawah total perkiraan kebutuhan yang mencapai Rp 1,56 triliun (UPB 96,05% dan UPK 3,95%).

“Realisasi ini menurun 7,8 persen dibanding dengan tahun 2018 yang mencapai total realisasi Rp1,23 triliun. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh meningkatnya pembayaran non tunai,”ujar Abdul Madjid Ikram, Jumat (3/1/2020). WAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed