oleh

Harus ada Pelatihan Program Merdeka Belajar

SULTENG RAYA – Program merdeka belajar telah dirancang oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), para pemangku kebijakan menyambut positif akan program tersebut, namun sebelum hal itu diterapkan harus ada pelatihan-pelatihan yang diberikan terkait pelaksanaan program merdeka belajar tersebut.

Hal itu disampaikan kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 12 Palu, Yusri kepada Sulteng Raya, Ahad (5/1/2020).

“Terkait persiapan kami SMPN 12 Palu, kami siap untuk melaksanakan seluruh program pemerintah, namun pada dasarnya kami sangat berharap dan menunggu akan adanya pelatihan terkait program tersebut dan kami juga yakin akan ada instrumen baru yang akan mendukung pelaksanaan program itu, khususnya pada tataran Ujian Sekolah (US) berbasis nasional yang nantinya akan menjadi ujian Assessment,” katanya.

Baca Juga :   Mahasiswa Fakultas Pertanian Untad, PPL di ICI Sulteng

Lebih lanjut ia juga mengatakan, harus memberikan perhatian khusus kepada ujian sekolah karena selama ini sudah bosan dengan mekanisme lama. Selain itu, ia menilai dalam menyukseskan program ini, para tenaga pengajar memerlukan kompetensi dasar sehingga pelatihan menjadi penting.

“Karena tentunya hal itu akan membutuhkan perangkat khusus untuk melihat kompetensi siswa dan pengawasam guru selama menjalani proses belajar di sekolah dan kami khususnya pihak SMPN 12 telah siap untuk menerapkan hal itu dan menunggu adanya program pendukungnya,” katanya

“Untuk USBN, diganti dengan assessment kami pihak sekolah juga sangat mendukung dan menunggu program khusus pendukung program tersebut dari pemerintah, kami yakin pemerintah pemerintah mempunyai instrumen khusus dalam melihat, menilai pencapaian dengan mengganti UN, hal ini akan memberikan dampak yang baik bagi siswa,” tutupnya. JAN

Komentar

News Feed