oleh

Wabin Lapas Klas II B Luwuk Dirazia

-Kab. Banggai-dibaca 535 kali

SULTENG RAYA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Luwuk bersama dengan Polres Banggai, Ahad (15/12/2019) menggelar sidak/razia bagi warga binaan (Wabin) Lapas putra di masing-masing blok tahanan.

Sidak tersebut, dipimpin langsung oleh Kalapas, Sotopo Barutu didampingi Wakapolres Banggai, Kompol Safri Helmi, Kabag Ops Polres Banggai, AKP. Noperto  G.N, Kasat Res Narkoba, Kasat Intelkam dan Kasat Tahti.

Untuk jumlah personil yang dikerahkan, terdiri dari 42 personil Polres Banggai, 3 personil TNI dan 30 Pegawai Lapas Klas II B Luwuk.

Kalapas Klas II B Luwuk, Soetopo Barutu kepada awak media mengatakan, sidak bersama dengan Polres dan TNI kita lakukan sesuai dengan permintaan Lapas menjelang Natal dan Tahun Baru 2020. Hal itu juga menyikapi Dirjen Pemasyarakatan untuk mengadakan upaya peningkatan kewaspadaan, pengamanan menjelang natal dan tahun baru, sekaligus mengantisipasi peredaran penyelundupan Narkoba ke dalam lapas.

Baca Juga :   Pejabat Pemkab Banggai Ikut Doa Kebangsaan Sesneg

“Dan ini perintah Dirjen dan secara serentak sejak tanggal 11 Desember sampai dengan tadi malam (Kemarin) tanggal 16 Desember 2019, diharapkan semua satuan kerja Laps dan Rutan se-Indonesia melakukan gerakan yang sama, padahal sebelum ada perintah dari Dirjen, kami sendiri bersama dengan pegawai lapas Rutin melakukan pemeriksaan dan Razia kepada semua warga Binaan yang ada.  Tetapi karena keinginan Ibu Dirjen Pemasyarakatan ada campur tangan dari pihak aparat di luar Lapas, agar masyarakat bisa melihat sidak bukan dari kalangan interen melainkan petugas Polri dan TNI ikut dalam razia tersebut,” tuturnya.

“Dari hasil razia semalam didapat barang-barang berupa alat hisap sabu, pisau stensil yang terbuat dari sendok makan, gunting, bekas bong, Charger HP, HP dan tali jemuran semua diambil oleh petugas untuk diamankan. Sedangkan pisau yang terbuat dari sendok dan dalam bentuk pisau segera diambil dan diamankan dari para warga binaan, agar nantinya bisa menghindari manakala mereka melakukan kesalahpahaman pisau tersebut bisa digunakan, dan dengan sigap petugas polres, TNI dan Pegawai Lapas langsung mengambilnya,” jelasnya. MAM

Komentar

News Feed