oleh

1.000 Orang Diedukasi Bahaya Narkoba

-HEALTH, Kota Palu-dibaca 623 kali

SULTENG RAYA – Sosialisasi bahaya narkoba harus terus diedukasi kepada masyarakat.

Begitulah prinsip Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah untuk mengurangi peredaran gelap narkoba di wilayah itu.

Seperti yang dilaksanakan BNNP Sulteng dengan menggelar kegiatan Seminar Nasional Character Building “Winning Mentality For Industrial Revolution 4.O” di Wisma Donggala, Rabu (11/12/2019).

Diperkirakan lebih dari 1.000 orang hadir dalam seminar tersebut. Selain sosialisasi, BNNP Sulteng juga didaulat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut .

Dalam sambutannya, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Ren BNNP Sulteng, Fitri Rosmala Dewi Mastura mengatakan, pemuda sebagai regenerasi pemimpin masa depan Indonesia, khususnya di Sulteng harus sadar betul betapa berbahayanya narkoba.

Baca Juga :   Program Keringanan Utang di KPKNL Berakhir Desember 2021

“Bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi orang-orang disekitar ikut si pengkonsumsi bahayakan, mulai dari hasutan hingga ancama kehilangan kesadaran yang berakibat si pengguna berbuat yang tidak diinginkan,” kata Fitri Rsosmala Dewi Mastura dalam keterangan tertulis diterima Sulteng Raya, Jumat (13/12/2019).

Dirinya menambahkan, mejadi pekerjaan rumah bersama, untuk menjauhkan kalangan pemuda dari peredaran gelap narkoba. Pasalnya, pangsa pasar dan sasaran para mafia narkoba saat ini, menyasar kalangan pelajar.

BNNP, kata dia, sadar betul akan hal tersebut, untuk itu, menjadi sangat prioritas sosialisasi masif di kalangan milenial yang diakomodasi dalam program besar BNN yakni Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Baca Juga :   REALISASI PUPUK BERSIBSIDI TW III, Urea 56 Persen, NPK Phonska 85 Persen

Seementara itu, pada seminar tersebut, Fitri mengajak para pemuda untuk dapat menerapkan p;ola-pola hidup sehat tanpa narkoba.

“Agar semua aktivitas dan mimpi dimasa yang akan datang dapat berjalan lancar dan dapat terwujud. Keterlibatan semua peserta sangat diharapkan untuk dapat bersinergi dalam pencegahan peredaran gelap narkoba,” tuturnya. */RHT

Komentar

News Feed