oleh

Memet: Berkat Jasa Para ‘Pencetus’

SULTENG RAYA – Setelah melalui pengurusan klaim sekitar delapan bulan, akhirnya PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 (Bumida) mencairkan keseluruhan asuransi Mall Tatura Palu (MTP) kepada Direksi PT Citra Nuansa Elok (CNE) dengan total Rp86,3 miliar.

Direktur Umum PT CNE, Mohammad Sandiri  La’anto, mengatakan, klaim tersebut diserahkan Bumida pada awal November 2019 lalu. Asuransi tersebut bakal menjadi modal dasar pembangunan kembali MTP yang rencananya berganti nama mejadi New Tatura Mall.

“Klaim asuransi diurus sekitar delapan bulan, akhirnya kita telah menerima klaim asuransi secara utuh dari PT Asuransi Umum Bumiputera Muda pada 4 November 2019,” kata Memet, sapaan akrab Mohammad Sandiri La’anto kepada sejumlah wartawan di Kantor PT CNE, Kompleks MTP, Jumat (22/11/2019).

Menurutnya, adanya asuransi MTP diterima PT CNE tersebut tidak terlepas dari jasa para pendahulu sekaligus pencetus pembangunan MTP. Diantaranya, mantan Wali Kota Palu, almarhum Baso Lamakarate  selaku inisiator, beberapa kontraktor yang memiliki saham dalam PT CNE, Hidayat Lajaya, Supratman Andi Agtas dan beberapa orang lainnya. Selain itu, beberapa orang yang juga dianggap berjasa dalam perjalanan pembangunan MTP hingga mendapatkan asuransi diantaranya, mantan Wali Kota Palu, Rusdy Mastura alias Bung Cudi, para Direksi PT CNE sebelumya, seperti Karman Karim, Rony dan seluruh jajaran kala itu.

Baca Juga :   Operasi Keselamatan 2021 Wujudkan Kamseltibcarlantas

“Ini semua (adanya asurasi) berkat para pendahulu atau pencetus pembangunan PT CNE, seperti pak Baso Lamakarate, Hidayat Lajaya, Supratman Andi Agtas, Bung Cudi, Karma Karim, Rony dan beberapa jajaran direksi sebelumya. Merekalah yang kemudian mengusahakan sehingga ada asuransi gempa bumi dan all risk untuk MTP. Kami direksi baru hanya melajutkan dan mengurus asuransi ini, dan Ahamdulillah sudah cair semua. Kita tidak boleh melupakan orang-orang yang berusaha sehingga lahirlah pembangunan Mall Tatura Palu. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih,” ucapnya.

Ia mengatakan, ‘ruh’ yang telah ditanamkan para pendahulu serta pencetus pembangunan MTP bakal menjadi motivasi bagi Direksi PT CNE sekarang.

“Semoga jasa-jasa para pendahulu menjadi catatan amal. Khusus kepada Wali Kota Palu, almarhum Baso Lamakarate, semoga diampuni semua dosanya dan dilapangkan kuburnya. Amin. Kita berharap, ‘ruh’ yang telah ditanamkan saat membangun Mall Tatura Palu akan menjadi spirit sekaligus motivasi bagi Direksi PT CNE sekarang untuk membangun kembali Mall Tatura Palu dengan desain yang lebih megah,” kata Memet yang diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai Dirut PT CNE pada 30 November 2017 ini.

Baca Juga :   CPNS Harus Bisa Adaptif Menyelesaikan Berbagai Persoalan
FOTO: Ilustasi desain New Tatura Mall. DOK. PT CNE

Diketahui, akibat becana alam gempa bumi magnitudo 7,4 pada 28 September 2018 lalu, banyak gedung yang mengalami rusak berat, termasuk MTP.

Rencananya, lokasi MTP yang kini telah selesai dibongkar bakal menjadi lokasi pembangunan New Tatura Mall (NTM) kembali. Sedikit berbeda dengan MTP, NTM bakal dibangun meggunakan desain modern serta bertaraf internasional pertama di Sulawesi Tengah. NTM juga bakal dibangun dengan menggunakan Standar Nasional Indonesia (SNI) terbaru, yakni kemkuatan konstruksi bangunan hingga tahan gempa 9,5 SR lebih.

Selain itu, gedung NTM dipastikan lebih luas dari MTP, yakni sekitar 53.000 m2 dan juga lebih tinggi dari MTP. NTM direncanakan berlantai lima ke atas dan dua ke bawah sebagai tempat parkir atau basemen. Pembangunan NTM digadang-gadang membutuhkan Rp350 miliar.HGA

Baca Juga :   IZI Target Salurkan 100 Peket Ramadan Bantu Mustahik

 

Komentar

News Feed