oleh

Lagi, Penyintas Bencana Demo di Dinsos Palu

SULTENG RAYA – Aksi demo oleh para penyintas bencana di kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palu memang sudah beberapa kali terjadi. Salah satunya, September lalu, puluhan penyintas Kelurahan Palupi yang tidak masuk dalam penerima Jaminan Hidup (Jadup) menuntut haknya.

Kali ini, giliran penyintas bencana dari Kelurahan Baru, Lere dan Kabonena yang melakukan aksi demo. Puluhan penyintas yang hingga kini belum mendapat bantuan Jadup menuntut kejelasan dengan mendatangi Kantor Dinsos di Jalan Bantilan No.25, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Senin (18/11/2019).

“Ini aksi yang kedua kalinya setelah bulan lalu kami melakukan demo, namun sampai sekarang belum juga ada kepastian. Kami ini butuh kejelasan, apalagi data atas nama kami ini kadang ada, kadang tidak. Pekan ini ada, nanti pas dicek pekan depan tidak ada lagi. Kami hanya disuruh terus menunggu dan bersabar sementara satu kali pun kami belum pernah dapat Jadup,” jelas Risna, warga Huntara Jalan Asam III, Kelurahan Kabonena.

Baca Juga :   10 Komoditas Andil Inflasi dan Deflasi Palu

Setelah cukup lama melakukan aksi, para penyintas akhirnya mendapat titik terang. Kepala Dinsos Kota Palu meminta perwakilan dari masing-masing ketua blok serta koordinator lapangan (korlap) shelter Masjid Raya untuk mengadakan pertemuan. Hasil pertemun tersebut yakni, Dinsos Kota Palu menjanjikan kejelasan bantuan Jadup bagi para penyintas, Rabu pekan ini.

“Saat pertemuan tadi, Kadis menghubungi pihak bank dan diberitahukan bahwa dana dari Kementerian Sosial sudah masuk, namun masih ada proses yang perlu dilakukan. Janjinya selesai hari Rabu,” ungkap Korlap shelter Masjid Agung, Chairil Pakamundi kepada media ini.

“Sementara itu, untuk mengetahui nama-nama yang akan mendapat Jadup. Nanti saya bersama Kepala Dinsos dan salah satu perwakilan ketua blok akan pergi ke bank untuk mengeceknya, terutama warga yang berada di shelter Masjid Agung,” lanjutnya.

Baca Juga :   KPK Gelar Supervisi Bersama Pemprov Sulteng

Diketahui, data penyintas  shelter Masjid Agung yang diserahkan ke Dinsos berjumlah 325, diluar data susulan. Aksi demo itu juga dalam rangka menuntut Huntara bagi para penyintas yang hingga kini masih berada di shelter.

Dalam melakukan aksi demo, para penyintas mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian Resor (Polres) Kota Palu. CR2

Komentar

News Feed