oleh

KPU Sulteng Sosialisasi Pencalonan Perseorangan Pilkada 2020

SULTENG RAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan sosialisasi pencalonan perseorangan pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2020 di Hotel Santika Palu, Jumat (15/11/2019). Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Komisioner KPU RI, Hasyim Asy’ari.

Dalam pemaparannya, Hasyim Asy’ari mengatakan, persyaratan pencalonan perseorangan berupa jumlah dukungan dan persebarannya ditetapkan oleh KPU  Provinsi dan  KPU Kab/Kota masing-masing.

Keputusan itu didasarkan pada jumlah pemilih yang tercantum dalam daftar pemilih tetap pada pemilu atau pemilihan terakhir. Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat  dalam  DPT  pada  pemilu atau  pemilihan  terakhir  sampai  dengan  2 juta  jiwa  harus  didukung paling sedikit 10 persen. Sementara untuk persebarannya tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kecamatan di daerah kabupaten/kota yang bersangkutan.

Baca Juga :   Polres Palu Bakal Patroli Siang dan Malam

Pada kesempatan itu, Hasyim Asy’ari mengungkapkan bahwa syarat minimum  dukungan persyaratan dan persebaran paslon Gubenur dan Wakil Gubernur Sulteng diatur dalam  SK : 636/PP.02.3-Kpt/12/Prov/X/2019.

Dimana dalam SK tersebut, disebutkan bahwa 10 persen  dari jumlah penduduk yang tercantum dalam DPT Pemilu 2019 sebanyak  195.281. Angka tersebut merupakan hasil dari 10 % X 1.952.810 jumlah penduduk di DPT.

“Sementara untuk persebarannya yakni 50 persen lebih dari 13 Kab/kota yang ada di Sulteng yaitu  7 Kab/Kota,”ujarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa surat   pernyataan   dukungan kepada paslon perseorangan harus   ditempel   dengan   fotokopi KTP elektronik atau Surat Keterangan, menggunakan formulir Model B.1- KWK Perseorangan dalam bentuk hardcopy.

Surat pernyataan dukungan paslon perseorangan yang memuat tabel daftar nama pendukung, ditandatangani oleh bakal paslon  perseorangan dan dibubuhi materai, menggunakan formulir Model B.1.1-KWK perseorangan, dalam bentuk  hardcopy dan softcopy melalui Sistem Informasi Pencalonan. Dokumen dukungan dikelompokkan berdasarkan wilayah desa atau kelurahan.

Baca Juga :   Pabrik Besi di KEK Palu Segera Dibangun

“Data pendukung  yang  terdapat  dalam  hardcopy serta  jumlah  dukungan  yang  terdapat dalam hardcopy harus sesuai dengan data pendukung yang tercantum dalam Sistem Informasi Pencalonan,”jelasnya.

Hasyim juga menyebutkan bahwa tahapan pencalonan perseorangan dimulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan 18 Juni 2020.

Sosialisasi pencalonan perseorangan pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2020 tersebut dihadiri oleh perwakilan partai politik, media, tokoh, perwakilan ormas serta perwakilan organisasi pemuda. WAN

Komentar

News Feed