oleh

Warga Jono Penghuni Huntara Diancam 9 Tahun Penjara

-Daerah, Kab. Sigi-dibaca 417 kali

SULTENG RAYA – Polsek Biromaru berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian disertai kekerasan yang terjadi di Desa Mpanau, Senin (21/10/2019) lalu yang diduga dilakukan oleh IW.

IW alias Aco adalah warga Desa Jono Oge yang tinggal di salah satu Huntara BUMN yang ada di Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Akibat perbuatannya, IW diancam dengan 365 ayat (1) KUHP dengan hukuman 9 tahun penjara.

Kapolsek Biromaru AKP Hendry Burhanuddin menyatakan, pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan dengan merampas tas milik korban, sekitar jam 04.00 Wita.

“Pelaku ini serempet dan merampas tas korban di saat akan kembali ke Desa Mpanau, Sigi. Korban dari jalan Dewi Sartika,” ungkap Kapolsek, saat press release di Mapolres Sigi, Selasa (12/11/2019).

Lanjut Kapolsek, setelah kejadian tersebut, korban Winda Sari pun melaporkan ke pihak Polsek Biromaru, selanjutnya pihaknya pun bergerak cepat, alhasil kasus ini berhasil diungkap.

“Tanggal 24 Oktober kami mendapat informasi telah ditemukan Hp seperti yang dilaporkan korban berada pada LK, setelah diselidiki memang benar itu milik korban,” terangnya.

Bermula dari informasi tersebut, Tim Buser Polsek Biro Maru pun langsung lakukan penangkapan kepada IW di Huntara BUMN Desa Loru.

“Setelah kami interogasi, pelaku mengakui perbuatannya bahwa memang benar hari Senin tersebut melakukan jambret,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, Handphone (Hp) Oppo milik korban tersebut telah ditukar dengan Hp Xiaomi ditambah tiga paket Sabu.FRY

 

Komentar

News Feed