oleh

HKN, Sarana Pupuk Nasionalisme dan Solidaritas

SULTENG RAYA – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tengah, H Rusman Langke, menyebut upacara hari kesadaran nasional (HKN) merupakan sarana untuk  memelihara, memupuk dan meningkatkan nasionalisme serta solidaritas antar anak bangsa, khususnya sesama kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Selain itu, HKN sebagai wujud meningkatkan kedisiplinan, meningkatkan patriotisme dan bela negara.

“Selain amanah untuk melaksanakan upacara 17-an, upacara itu merupakan sarana memelihara, memupuk dan meningkatkan nasionalisme serta solidaritas antar anak bangsa, khususnya sesama kalangan,” kata H Rusman Langke, saat memimpin upacara HKN di halaman Kanwil Kemenag Sulteng, Kamis (17/10/2019).

Menurutnya, upacara HKN harus selalu dipertahankan. Terlebih, perkembangan aktual saat ini rasa nasionalisme dan solidaritas bangsa Indonesia diuji dengan berbagai permasalahan yang mengancam dan mengarah pada disintegrasi bangsa.

“Ujian itu kian terasa, menjelang pelantikan Presiden pada tanggal 20 Oktober 2019. Olehnya  Sekecil apapun upaya harus dilakukan, termasuk upacara seperti ini (HKN), untuk selalu mengingatkan komitmen kebangsaan kita,” kata H Rusman.

Ia juga mengingatkan, kedisiplinan itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Dispilin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kedisiplinan itu, kata dia, menuntut tanggung jawab dari tugas dan fungsi kita masing masing.

Kedisiplinan ASN saat ini, lebih ditekankan lagi setelah dikeluarkannya PP Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS.

“Olehnya, perlu disahuti dengan tindakan nyata, berupa adanya LCKH (Laporan Capaian Kinerja Harian),” katanya.

Ia berharap, kepada seluruh atasan di lingkungan Kanwil Kemenag Sulteng untuk mengontrol langsung semua stafnya membuat LCKH.

“Inilah salah satu fungsi manajemen yang terangkum dalam POAC (Plening, Organising, Actuiting dan Controling). Jika semua ini terlaksana dengan baik, maka kita dengan mudah mencapai visi dan misi serta tujuan organisasi kita dalam pembangunan bidang agama. Terakhir, menjelang ahir tahun, agar lebih dioptimalkan pelaksanaan program dan progres kegiatan serta laporan pelaksanaan kegiatan,” tuturnya. HGA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed