oleh

Pemprov  Dorong Pembanguan Koperasi Sektor Riil

SULTENG RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mendorong pembangunan koperasi berbasis usaha atau sektor riil.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Eda Nur Ely, mengatakan, hal itu bertujuan menumbuhkan minat masyarakat untuk berkoperasi dan terlibat langsung dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi pascabencana.

Kumala Digifest

Menurutnya, selama ini masyarakat masih terbawa mindset bahwa koperasi hanya monoton pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP), padahal esensi berkoperasi adalah untuk menumbuhkan semangat membangun perekonomian secara kolektif. Baik dalam melakukan wirausaha maupun berkerja sama untuk kesejahteraan.

“Belum lagi pelaku koperasi di daerah ini memang banyak KSP, sehingga seakan makin menegaskan bahwa koperasi itu ya KSP. Banyak yang bisa dikembangkan, kami mendorong untuk kemudian menggairahkan koperasi sektor riil,” kata Eda Nur Ely pada rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah Provinsi Sulteng di Hotel Santika Kota Palu, Selasa (16/7/2019).

Baca Juga :   BKKBN Sosialisasi Perubahan Perilaku Pada Masa Pandemi Covid-19

Untuk merealisasikan hal tersebut, haruslah membutuhkan permodalan dan rencana jangka panjang. Belum lagi edukasi serta sosialisasi yang intens terhadap penggagas maupun pelaku koperasi.

“Perlu ada perencanaan terkai permodalan. Selama ini juga akses modal belum sepenuhnya tersalurkan kepada pelaku usaha, entah itu dari perbankan ataupun stekholder lainnya yang mampu menggerakkan perkumpulan pelaku usaha berbasis koperasi,” ujarnya.

Dengan mendorong pembangunan koperasi sektor riil, kata dia, maka pemulihan perekonomian akan terbantu dari sektor usaha. Bahkan dapat membuka lapangan pekerjaan lebih banyak hingga menekan pengangguran. RHT

Komentar

News Feed