oleh

Bawaslu Parmout Tangani Dugaan Ijazah Palsu Caleg PKS

SULTENG RAYA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong (Parmout), saat ini sedang menangani dua laporan dugaan pelanggaran pemilu.

Salah satu dari dua laporan itu, soal ijazah salah seorang Caleg dari PKS yang diduga palsu.

“Bukan hanya Partai Hanura saja yang telah kami tangani kasusnya, ada beberapa laporan lainnya sudah diputuskan. Saat ini tersisa dua laporan dugaan pelanggaran yang kami sedang tangani,” kata Kordiv Hukum dan Penanganan Pelanggaran, Iskandar Mardani yang ditemui Sulteng Raya, belum lama ini.

Iskandar mengatakan, pihaknya saat ini sedang mendalami terkait dugaan pemalsuan ijazah salah seorang Caleg dari PKS bernama Abdul Hanau dari Dapil III Kabupaten Parmout. Dalam penanganan laporan tersebut, pihaknya telah memeriksa pelapor dan saksinya.

Untuk pengembangan, kata dia, pihaknya berencana akan melakukan klarifikasi di yayasan terbitnya ijazah yang duga dipalsukan. Selain itu, pihaknya juga akan mendalami menjadi bagian dari ijazah SMA yang diatur dalam peraturan KPU, saat proses pendaftaran sebagai Caleg pada Pemilu 2019 kemarin.

“Kasus ini merupakan tindakan pidana, yang telah dilaporkan salah seorang masyarakat. Sehingga, dalam penanganan ini kami cukup berhati-hati serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Sementara, laporan dugaan pidana lainnya, kata Iskandar, datang dari saksi Partai Hanura saat rekapitulasi tingkat kabupaten bernama Muhammad Iksan, terkait formulir provinsi yang diduga dirubah oleh KPU Parmout. Dimana kolom khusus untuk Partai Hanura, tidak pernah ditandatangani tapi menjadi ditandatangani di tingkat rekapitulasi di KPU Sulteng.

Dalam menangani kasus tersebut, pihaknya telah melakukan klarifikasi dua saksi, yakni Rizal dan Riswan serta pelapor. “Terlapor untuk kedua kasus ini belum kami periksa, karena kami harus menuntaskan proses klarifikasi. Apalagi, pihak pelapor akan melakukan penambahan saksi, khusus untuk dugaan pemalsuan tanda tangan,” tuturnya. OPI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed