oleh

Pimpin Upacara Hardiknas, Wabup Touna Bacakan Pidato Menteri

SULTENG RAYA – Wakil Bupati Tojo Una-Una (Touna) Admin AS Lasimpala menjadi inspektur upacara pada pelaksanaan apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dipusatkan di lapangan Alun-Alun Kota Bumi Mas Kelurahan Uemalingku, Kecamatan Ratolindo.

Dengan mengusung tema menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan,Wabup Touna Admin AS. Lasimpala  membacakan amanat dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhajir Effendy.

“Tema ini mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara, terkait erat hubungan pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan,”ujarnya.

Dalam pidatonya, Admin menyampaikan bahwa dalam pembangunan manusia ada dua penguatan yang harus ditekankan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja.

Baca Juga :   KPU Tetapkan Empat Cabup dan Cawabup Touna

Pendidikan karakter yang dimaksud Mendikbud, adalah bertujuan untuk membentuk akhlak mulia, sopan santun, tanggung jawab serta budi pekerti yang luhur dari peserta didik.

Sementara bakat keterampilan dan kecakapan dalam jiwa kewirausahaan akan mendorong keahlian para peserta didik ketika sudah memasuki dunia kerja.

“Semua itu membutuhkan profesionalitas kinerja, segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan ditingkat pusat dan daerah,”pintanya.

Tak hanya itu saja, Wabup juga menjelaskan mengenai hadirnya Revolusi Industri 4.0 yang dinilai berpengaruh terhadap cara hidup, bekerja dan belajar.

Perkembangan teknologi semakin cangih, dianggap berpengaruh cara berpikir, berperilaku dan karakter peserta didik.

Oleh sebab itu, peserta didik harus memiliki karakter dan jati diri bangsa ditengah perubahan global yang bergerak cepat.

Baca Juga :   Relasi KPU Sosialisasi di Lapas Kelas II Ampana

Ia pun meminta kepada seluruh pihak pendidik untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya Indonesia melalui unsur keluarga, sekolah, hingga masyarakat.

“Saat ini peserta didik kita didominasi Generasi  Z yang terlahir diera digital dan pesatnya teknologi. Mereka lebih muda dan cepat menyerap teknologi terbaru. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan para guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya Indonesia melalui tri pusat pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat,”pungkasnya.

Pantauan awak media ini, upacara Hardiknas itu dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari para Guru, ASN, TNI, Polri, kepala OPD, Staf Ahli dan Pelajar SD, SMP dan SMA/MA. BD

Baca Juga :   KPU Tetapkan Empat Cabup dan Cawabup Touna

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed