oleh

Peringati Hardiknas, Bupati Parmout Beri Penghargaan Guru Berprestasi  

SULTENG RAYA – Meski diguyur hujan, peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) yang digelar di Taman Raja Tombolotutu Kecamatan Tinombo, Kamis (3/4/2019) tetap berlangsung khidmat.

Sebelumnya diagendakan Hardiknas akan diperingati melalui upacara bendera. Namun, karena hujan mengguyur Kecamatan Tinombo sejak pagi, upacara bendera batal dilaksanakan. Peringatan Hardiknas tetap dilaksanakan secara sederhana.

Bupati Parmout, H Samsurizal Tombolotutu yang menghadiri kegiatan itu mengatakan, peran pendidikan sangat menentukan sumber daya manusia. Karena itu, katanya peran pendidikan harus terus didorong mulai dari tingkat Paud hingga perguruan tinggi.

“Bapak Menteri Pendidikan menitipkan pesan agar pendidikan menjadi tonggak utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pendidikan kita bukan hanya di kota saja tetapi harus kita bangun sampai ke pelosok-pelosok,”kata Samsurizal

Baca Juga :   Pelaku Pembunuhan di Sienjo Terancam Hukuman Mati

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan pendidikan di Kabupaten Parmout, khususnya para guru terpencil yang telah berkontribusi membangun dunia pendidikan hingga ke wilayah pelosok. Serta bersyukur di Kabupaten Parmout hampir seluruh pelosok sudah ada sekolah, meskipun dengan kondisi yang terbatas.

Menurut dia, tantangan pendidikan saat ini cukup berat, khususnya guru guru yang mengajar di wilayah pelosok.

“Saya sudah lihat sendiri ada sekolah yang PNS di sekolah itu hanya satu orang. Gaji honornya Rp200 ribu, naik ojek Rp200 ribu, bagaimana kita bisa memajukan pendidikan kita kalau kesejahteraan gurunya tidak kita perhatikan. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada seluruh insan pendidikan, khususnya guru guru yang mengajar di wilayah terpencil, mari kita berjuang bersama supaya pendidikan kita menjadi maju,”ujarnya.

Baca Juga :   Warga Tak Pakai Masker Dihukum Push Up

Pada peringatan Hardiknas itu, Bupati memberikan piagam penghargaan kepada guru berprestasi. Diantaranya, Pardi S Salama, guru di SD Inpres 1 Gio Kecamatan Moutong sebagai penulis buku terbaik berjudul “Surga kecil di Parmout dan Catatan Si Tangan Cacat” terbitan Pusaka Media Guru Tahun 2018.

Guru beprestasi lainnya adalah Husna Hasan guru TK Kamase Bahari Kelurahan Bantaya yang berhasil meraih juara I dan A Olivia Rishanty sebagai guru TK Barul Ilmi Maesa Parigi meraih juara III  dalam lomba best practice inovasi pembelajaran tingkat Paud tahun 2019 yang diikuti seluruh jenjang pendidikan (TK, SD, SMP, SMA/SMK) di wilayah Palu, Sigi, Donggala dan Kabupaten Parmout.OPI

 

 

Baca Juga :   Pelaku Pembunuhan di Sienjo Terancam Hukuman Mati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed