oleh

Bawaslu Sulteng Urutan Pertama Lakukan Penindakan Pidana Pemilu

SULTENG RAYA – Ketua Bawaslu Sulawesi Tengah, Ruslan Husen menyebutkan bahwa saat ini lembaga yang dipimpinnya menempati urutan kedua se indonesia dari data penindakan Pelanggaran Pemilu. Khusus untuk kasus penindakan pidana Pemilu, maka Bawaslu Sulawesi Tengah menempati urutan pertama se Indonesia.

Hal ini diungkapkan Ruslan Husen saat memberikan sambutan pada acara konsolidasi stakeholder penguatan masyarakat dalam rangka pengawasan Pemilu tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Bawaslu RI di Swiss Bell Hotel Palu, Sabtu (30/3/2019).

“Saat ini, yang sudah inkracht untuk kasus pidana Pemilu se Sulteng ada 12  kasus, dari total yang berproses sebanyak 27 kasus,”ujar Ruslan.

Menurutnya, dari sisi penindakan, kerja-kerja Bawaslu Sulteng  bisa dikatakan sudah maksimal. Hal itu berkat adanya kerja sama antar Kejaksaan dan Kapolda Sulteng.

Baca Juga :   Fenomena La Nina, Masyarakat Pesisir Diimbau Tetap Waspada

Tak hanya melakukan penindakan pelanggaran, Bawaslu Sulteng juga senangtiasa terus melakukan pengawasan dini dengan melakukan pencegahan dalam bentuk imbauan, surat penyampaian dan diskusi dalam rangka mencegah terjadinya pelanggaran pemilu. Hal itu dilaksanakan, kata Ruslan, karena melakukan pencegahan lebih gampang daripada penindakan pelanggaran.

“Kerja-kerja maksimal ini, tentu saja tidak lepas dari bantuan dan konsultasi dari Bawaslu RI,”kata Ruslan. WAN

Komentar

News Feed