oleh

Huntara PT Vale Indonesia Dilengkapi Puskesmas

-Kota Palu-dibaca 603 kali

SULTENG RAYA –  Setelah beberapa bulan dikerjakan, akhirnya Hunian Sementara (Huntara) bantuan PT Vale Indonesia Tbk., siap dihuni 24 Kepala Keluarga (KK) usai diresmikan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Mantikulore, Kamis (28/2/2019).

Sebagai bentuk kepdulian terhadap korban bencana, Huntara bantuan PT Vale Indonesia Tbk., dan rekanan itu, fasilitas kesehatan berupa Puskesmas Sementara (Hutara) memiliki fasilitas lengkap.

Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Niko Kanter, mengatakan, pembangunan Huntara menjadi bagian kontribusi pihaknya kepada pemerintah dan korban terdampak bencana selama masa pemulihan.

“Semenjak peristiwa bencana tahun lalu, kami terus berupaya membantu sebisa kami dengan menyalurkan bantuan, tim kesehatan, dan salah satunya Huntara dan Puskesmas,” kata Niko Kanter.

Sementara, kata dia, pembangunan Pustara, sebagai upaya memebri jaminan kesehatan penghuni Huntara.

Baca Juga :   Labarotorium PCR Enggano PT Vale Beroperasi

“Huntara ini hanyalah langkah awal kami membantu pemulihan pascabencana,” jelasnya.

Bentuan itu disambut baik warga calon penghuni Huntara maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Palu.

Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, berpesan kepada Pemkot Palu untuk segera menyeleksi para calon penghuni Huntara. Ia meminta agar penghuni Huntara itu dilakukan secara objektif. Warga yang mengisi 24 bilik Huntara harus memenuhi syarat, yakni warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Jangan hanya karena dekat dengan lurah, kemudian bukan warga mamboro, tidak memenuhi syarat, lantas diizinkan mengisi Huntara. itu tidak boleh,” jelasnya.

Gubernur Longki juga berharap, agar PT Vale Indonesia Tbk., dan rekanan masih bisa memberi kontribusi membantu pemulihan di Sulteng.

“Mewakili Pemerintah Sulawesi Tengah dan masyarakat Kota Palu, kami ucapkan terima kasih. Semoga PT Vale dan rekanan semakin eksis dan semakin maju. Kita doakan juga, semoga PT Vale segera merealisasikan pembangunan smelternya di Sulteng,” ucap Gubernur Longki.

Baca Juga :   IMM Sulteng Musyda , Ketua DPP: Organisasi Kepemudaan Harus Bersatu

Senada, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Presly Tampubolon, berpesan kepada warga untuk bersama-sama menjaga Huntara tersebut. Meski Hunian Tetap (Huntap) akan segera dibangun, namun waktu pekerjaan diperkirakan hingga dua tahun kedepan.

“Memang beda ketika hidup di rumah sendiri daripada di Hutara. Tapi ini dulu yang bisa dilakukan. Setelah itu, baru kita lanjut ke Huntap,” kata Presly.

PT Vale Indonesia Tbk., tidak sendiri dalam membangun Huntara dan Pustara tersebut. PT Vale Indonesia Tbk., mendapat dukungan dari Himpunan Pengusaha Sorowako (Hipso), Petra Energy, PT Trakindo Utama, PT Coates Hire dan PT Turba dengan total biaya Rp 3,36 miliar.

Baca Juga :   Pemkot Perkuat Pelayanan Berbasis Elektronik

Dua unit Huntara tersebut berukuran 624 meter persegi . Masing-masing unit berukuran 312 meter persegi. Kapasitas bilik mampu menampung lima orang dalam satu keluarga.

Huntara dilengkapi fasilitas air bersih, sumur pompa, 8 tandon penyimpanan air, listrik dan

Huntara itu dilngkapi fasilitas air bersih, sumur pompa, 8 tandon penyimpanan air, listrik dan penerangan area. Untuk penerangan, Huntara dilengkapi fasilitas panel surya atau solar cell 12 tiang model protype.

Sementara, Pustara berukuran 350 meter persegi, dilengkapi ruang dokter dan perawat, ruang medis, ruang alat kesehatan, dua ruang rawat inap,  ruang poli gigi dan mulut, ruang poli dan laktasi, ruang klinik, ruang rawat paska persalinan dan ruang pesalinan. RAF

Komentar

News Feed