oleh

Wabup Sigi Jelaskan Pengajuan Dua Raperda

-Kab. Sigi-dibaca 462 kali

SULTENG RAYA- Wakil Bupati (Wabup) Sigi Paulina, memberi penjelasan atas

diajukannya dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam rapat paripurna yang digelar di ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten (Dekab) Sigi, Senin (25/2/2019).

Adapun dua Ranperda ini adalah, Ranperda tentang rencana pembangunan industri Kabupaten Sigi tahun 2019-2039 dan Ranperda perubahan atas peraturan daerah nomor 9 tahun 2012 tentang retribusi tempat dan olah raga.

Soal Ranpereda industry, Paulina, menjelaskan bahwa Ranperda ini

penting diajukan untuk percepatan pertumbuhan sektor industri dimana

sektor industri menjadi motor penggerak perekonomian suatu daerah.

“Oleh karena itu, sebagai upaya pembangunan pengembangan sektor industri Kabupaten Sigi maka perlu disusun dokumen rencana pembangunan industri Kabupaten Sigi tahun 2019-2039 yang mengarah pada strategi perencanaan pembangunan khususnya pada sektor industri,” jelasnya.

Baca Juga :   Canopy Trail Batal Dibangun di Danau Tambing

Lanjutnaya, pembangunan  sektor industri di Kabupaten Sigi mengacu pada visi pembangunan industri nasional sebagai mana tertuang dalam rencana pembangunan industri nasional tahun 2015-2035, yaitu Indonesia menjadi Negara industri tangguh dan melaksanakan misi pemerintah Kabupaten Sigi peningkatan ekonomi berbasis kerakyatan .

“Dengan diajukannya Raperda ini diharapkan menjadi pedoman yang

memberikan arah landasan dan kepastian hukum dalam bidang industri di Kabupaten Sigi,” harap Wabup Paulina.

Sementara soal Ranperda perubahan atas peraturan daerah nomor 9 tahun 2012 tentang retribusi tempat dan olah raga, Paulina menjelaskan bahwa pengajuan ini didasarkan adanya perubahan tarif pengunjung dan penambahan objek tempat rekreasi dan olahraga

Selanjutnya, perubahan tarif usulkan karena tarif dalam peraturan daerah no 9 tahun 2012 tentang retribusi tempat rekreasi dan olah raga dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi saaat ini.

Baca Juga :   Canopy Trail Batal Dibangun di Danau Tambing

“Sehingga pemerintah daerah mempertimbangkan untuk merevisi tarif, pasalnya beberapa tarif  masuk pengunjung dinilai terlalu rendah dan justru tidak mendukung pengembangan wahana wisata,” jelas Wabup.FRY

Komentar

News Feed