oleh

Kelas Darurat SDN Palupi Kini Sudah Ditempati

SULTENG RAYA-Kelas Darurat SDN Palupi, kini sudah ditempati proses belajar mengajar setelah sebelumnya sempat direnovasi akibat sejumlah titik mengalami kerusakan.

Kepala SDN Palupi, Kartini, menguraikan proses pembuatan kelas darurat tersebut terdiri dari dua lokal dan empat ruang kelas, dengan anggaran dari Kemendikbud sebesar Rp100 juta.

Anggran tersebut dikelolah sendiri oleh pihak sekolah tanpa mempihak ketigakan. “Sekolah sendiri yang mencari tukang, tinggal tukang kami beri dananya dan mereka yang membeli bahan dan memasangnya,”jelas Kartini. Kamis (14/2/2019).

Namun ditengah perjalanan pembangunan kelas darurat itu, Kartini sempat melakukan pergantian tukang, ia menilai tukang pertama tidak mampu bekerja sesuai komitmen. Bahkan sejumlah titik bangunan rusak sebelum digunakan.  Seperti pemasangan kanal miring, kansibor bagian bawah tidak dipaku, les dinding di empat kelas tidak terpasang.

Baca Juga :   Bimtek Untuk Guru, Tingkatkan Kualitas PJJ

“Padahal kami sudah kasi dana awal mereka itu sebesar Rp 63 juta, ternyata hasilnya seperti itu, terpaksa kami ganti dengan tukang baru,”ungkapnya.

Tukang baru inilah yang kata Kartini memperbaiki bangunan kelas darurat peninggalan tukang lama, mulai dari pembelian bahan dan pemasangan, dengan menghabiskan anggaran sebesar 23 juta. “Alhamdulillah, dengan menggunakan tukang baru, ini bisa berjalan dengan baik, semuanya bisa digunakan, aman dan nyaman,”jelasnya.

Saat ini, kelas tersebut ditempati oleh Kelas VA, VB, IVB, dan IIIA. Sementara sisa dana sebesar Rp14 juta, digunakan pembayaran pajak dan jasa tukang. AMI

Komentar

News Feed