oleh

Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Tenda Pengungsian

SULTENG RAYA – Dua lelaki berinisial F (27) dan K (25) yang diduga pengedar sabu, berhasil ditangkap Kapolsek KP3 Pantoloan, lpda l ketut Sugiarta, Selasa (11/12/2018) di sebuah tenda pengungsian korban gempa dan tsunami di Desa Ova.

Kapolres Palu, AKBP Mujianto yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan dua pelaku yang diduga pengedar narkoba.

AKBP Mujianto menjelaskan, kronologis kejadian berawal dari pencurian dan pembongkaran kontener, dan dari kejadian itu petugas mendapat informasi dari warga bahwa ada peredaran narkoba jenis sabu di Pantoloan. Kemudian Kapolsek KP3 Pantoloan, lpda I ketut Sugiarta langsung melakukan penggerebekan di sebuah tenda pengungsian korban gempa dan tsunami di Desa Ova.

“Kapolsek bersama angotanya berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga pengedar narkoba jenis sabu–sabu yang merupakan TO di wilayah KP3 Pantoloan,” kata AKBP Mujianto.

Baca Juga :   Busranuddin Pimpin IPKINDO Sulteng

Kapolres Palu mengatakan, dari hasil penangkapan itu polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (babuk) diantaranya, 13 paket diduga jenis sabu-sabu, uang tunai Rp.870.000 dan 2 buah samurai. “Kedua pelaku sabu–sabu dan barang bukti tersebut diserahkan ke Satnarkoba Polres Palu untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegas mantan Kapolres Buol itu.

AKBP Mujianto mengimbau kepada masyarakat kota Palu, untuk bersama–sama berperan aktif dengan cara melaporkan jika mengetahui adanya masyarakat yang sedang memakai atau bertransaksi narkoba.

“Di Palu Utara saat ini sering dilakukan penindakan terhadap pelaku narkoba, karena merupakan peran dari masyarakat yang sudah sadar akan bahayanya narkoba sehingga polisi dapat menerima laporan dan segera ditindaklanjuti, Narkoba bisa merusak generasi penerus bangsa nyatakan perang pada Narkoba,” imbau perwira berpangkat dua melati di pundaknya itu.YAT

Baca Juga :   Bawaslu Sulteng Imbau Hindari Pelanggaran Netralitas ASN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed