oleh

Warga Morut Korban Penembakan KKB Papua

-Kab. Morowali-dibaca 578 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Tiga jenazah korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua tiba di Dusun Lima Trans Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara, Ahad (9/12/2018) dini hari.

Sebelumnya, tiga jenazah karyawan PT. Istaka Karya itu, diterbangkan dari Timika, Papua pada Jumat (7/12/2018) dan tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Sabtu (8/12/2018).

Kemudian ketiga jenazah dibawa dengan tiga ambulans melalui darat dari Palu dengan didampingi para perwakilan keluarga.

Ketiga jenazah tersebut antara lain Alm. Yosafat, anak dari Marten Seso, Alm. Yusran anak dari Junaedi dan Alm. Aris Usi anak dari Eluas Usi.

Setibanya di Dusun Lima Trans Desa Bunta, ketiga jenazah disambut isak tangis keluarga dan sekitar 200 pelayat.

Perwakilan PT Istaka Karya Daniel Pariangan mengatakan pihaknya turut berdukacita atas kejadian ini.

“Dengan duka yang sangat mendalam kami datang untuk menyerahkan ketiga almarhum kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Daniel mengatakan ketiga almarhum meninggal dalam peristiwa berdarah yang dilakukan oleh KKB di Papua pada Senin (3/12/2018). Selama bekerja di proyek pembangunan jembatan di Gunung Kabo, ketiga almarhum telah mendedikasikan dan menunjukan kedisiplinannya dalam bekerja.

Baca Juga :   Personel Brimob Kuatkan Cinta NKRI kepada Siswa SD Folili

 

“Kami dari perwakilan PT. Istaka karya mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas jasa almarhum,” katanya.

Perwakilan keluarga Drs Julius Pode mengatakan pihak keluarga sangat merasakan duka yang mendalam atas kejadian ini sebab para almarhum merupakan tulang punggung keluarga.

 

“Saya berdiri disini mewakili keluarga duka karena kami semua berdukacita yang sangat dalam dengan peristiwa biadap dan terkutuk serta tidak berprikemanusiaan yang dilakukan oleh KKB. Kejadian ini merusak dan mencabik-cabik persaudaraan dan persatuan yang kita junjung tinggi di Negeri ini,” tuturnya.

 

Pihak keluarga berterima kasih kepada pimpinan dan manajemen PT. Istaka Karya yang lansung hadir di Desa Bunta. Kehadiran para pimpinan dan manajemen merupakan bentuk perhatian dari pemerintah.

“Sebagai pembelajaran bagi kita semua bahwa bangsa ini sedang berduka, artinya sangat mahal bagi kita mempertahankan persaudaraan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Bunta Kristol Lolo mengatakan atas nama pemerintah  mengucapkan turut belasungkawa dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada ketiga pahlawan pembangunan yang telah gugur dalam membangun bangsa dan negara.

Baca Juga :   IMIP Laksanakan Pelatihan Pengolahan Buah Mangrove

Ketiga korban rencananya dimakamkan di Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur, namun waktunya nanti dikoordinasikan kembali antara keluarga bersama pemerintah desa.

PT Istaka Karya memberikan santunan kepada  keluarga korban sebesar Rp25 Juta, kemudian sisanya Rp75 juta akan menyusul.

Keluarga ahli waris juga akan mendapatkan tali asih dari Kementrian BUMN sebesar Rp100 juta. Bagi ahli waris akan mendapat beasiswa dari Kementerian BUMN bagi ahli waris sampai lulus perguruan tinggi.

Sebelumnya diketahui, sebanyak 16 jenazah korban kelompok kriminal bersenjata (KKB) tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan. Jenazah korban tersebut diterbangkan dari Timika, Papua, menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara.

“Jadi, jenazah yang tiba ini sesuai yang data sebelumnya ada 16. Mereka berasal dari beberapa daerah di Sulawesi Selatan dan juga provinsi lain,” kata Kepala Penerangan Lanud Hasanuddin, Mayor Heni Purwani, Jumat (7/12/2018).

Baca Juga :   IMIP Laksanakan Pelatihan Pengolahan Buah Mangrove

Jenazah korban tiba di Lanud Hasanuddin sekitar pukul 18.00 Wita. Sebelumnya, pesawat yang mengangkut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sudah lebih dulu mendarat di Lanud Hasanuddin dari Timika.

Sebanyak 16 peti jenazah itu langsung dibawa ke mobil ambulans yang sudah disiapkan. Pihak keluarga korban yang ada di Lanud Hasanuddin yang telah menunggu sejak siang menangis saat peti jenazah tiba.

Sembilan jenazah korban yang berasal dari Sulawesi Selatan langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans melalui jalur darat.

Sementara korban dari Palu 3 orang, Balikpapan 1 orang, dan NTT 1 orang akan dibawa menggunakan pesawat kargo ke daerah masing-masing. Sedangkan dua jenazah korban asal Medan akan dibawa besok menggunakan pesawat Hercules ke Jakarta.

“Korban yang dari Sulsel itu semua langsung dibawa ke daerah asalnya. Terus yang dari NTT, Palu, dan Balikpapan itu pesawat kargo di Bandara. Yang korban dari Medan itu besok pakai Hercules dari sini ke Jakarta,” kata Heni. VAN/DTC

Komentar

News Feed