oleh

Kerugian Akibat Bencana Sulteng Dtaksir Rp15 Triliun

SULTENG RAYA – Nilai kerugian akibat bencana melanda Kota Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) Provinsi Sulawesi Tengah pada Jumat 28 September 2018, ditaksir mencapai Rp15 triliun lebih.

Demikian disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola kepada sejumlah wartawan, usai menerima kunjungan Dirjen Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami di Rumah Jabatannya, Sabtu (27/10/2018).

Namun, kata Gubernur Longki, nilai itu masih berdasarkan hitungan kasar dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Mengenai jumlah pastinya masih sementara diassessment.

“Sekarang sementara diaudit atau diassessment. Memang ada hitungan-hitungan kasar dari BNPB sekitar Rp15 triliun lebih. Namun, masih analisa sementara. Prosesnya masih sementara berjalan,” jelasnya.

Baca Juga :   Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat Jadi 65,36 Persen

Sementara itu, ditanya mengenai niai atau anggaran yang dibutuhkan untuk rehabiitasi dan rekonstruksi di daerah terdampak bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi, seperti Pasigala dan Kabupaten Parig Moutong, Gubernur Longki juga beum bisa memastikan angkanya. Karena prosesnya juga masih dalam rencana ata perhitungan.

“Kalau anaisa sementara, diperkirakan totalnya sekitar Rp15 triliun juga dibutuhkan untuk anggaran rehabiitasi dan rekonstruksi. Namun, yang pasti semua itu masih hitungan kasar,”jelasnya. HGA

Komentar

News Feed