oleh

Bulog Sulteng Punya Stok Mempuni untuk Penanganan Bencana

SULTENG RAYA – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Divisi Regional (Divre) Sulawesi Tengah memiliki stok beras 12.700 ton yang mampu bertahan sampai dengan lima bulan kedepan.

Dengan demikian, ketersediaan komoditi pokok itu sangat mempuni untuk tahapan pendistribusian bantuan beras kepada korban bencana di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kepala Bulog Divre Sulteng, Khozin kepada sejumlah wartawan menjelaskan bahwa untuk tahap pemulihan pasca bencana, pihaknya sangat siap jika sekali waktu pemerintah ingin mengambil stok beras di gudang bulog.

Untuk saat ini, kata Khozin, pemerintah melalui kementerian sosial telah mengambil ancang-ancang mengambil stok sebanyak 500 ton untuk kemudian disalurkan kepada korban bencana yang terbagi pada tiga kabupaten kota terdampak.

“Bulog sekarang stoknya 12.700 ton, masih ada empat atau lima bulan kedepan. Persoalan stok beras kita tidak perlu khawatir, saya sampaikan Bulog sangat-sangat siap dengan stoknya,” ungkapnya, Kamis (25/10/2018).

“Masa transisi ini, pengajuan dari pemerintah melalui kementerian sosial rencananya adalah 500 ton saja untuk Sulteng, jadi bisa di kalkulasikan sendiri seperti apa ketersediannya,” ujarnya menambahkan.

Dirinya menambahkan, selaku instansi plat merah, sudah selayaknya pihak bulog memenuhi permintaan pasokan oleh pemerintah.

“Kami selaku operator untuk ketersediaan pangan pemerintah, berapapun yang dibutuhkan untuk pendistribusian logistik bagi para korban bencana kami selalu menyediakan sesuai dengan aturannya pasti akan kita serahkan,” tuturnya.

Dirinya juga menjelaskan, stok mempuni tersebut sudah ada untuk menjaga kestabilan pangan dan gejolak harga yang sekali waktu dapat terjadi. Karenanya, kata dia, untuk penangan logistik pasca bencana dapat teratasi selama jalur koordinasi dijaga dengan baik sesuai langkah-langkah administrasi yang disepakai pihak pemerintah dan juga pihak Bulog tentunya.

RHT

Komentar

News Feed