oleh

Ini Tiga Lokasi Rencana Pembangunan Palu Baru

-Kota Palu-dibaca 1.002 kali

SULTENG RAYA – Pemerintah berencana membangun Kota Palu yang baru, sebagai ganti atas kerusakan ibu kota Sulteng itu akibat gempa, tsunami dan likuifaksi pada Jumat, 28 September 2018 lalu, yang sulit untuk dibangun seperti semula.

“Kita mau bangun Palu baru, jadi kita harus bangun masterplan baru, yang mengadopsi patahan-patahan yang ada dan historikal gempa yang pernah terjadi di Palu,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Istana Kepresidenan Jakarta,Senin (15/10/2018).

Ada tiga lokasi yang dinilai cocok sebagai tujuan renovasi. Ketiganya adalah Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, lalu Kelurahan Tondo di Kecamatan Mantikulore, Palu, dan Kelurahan Pombewe di Kabupaten Sigi.

Lokasi-lokasi tersebut dinilai cocok sebagai pembangunan Kota Palu yang baru karena letaknya jauh dari Pantai. Masyarakat yang semula tinggal di wilayah Palu yang lama nantinya akan direlokasi ke tiga tempat alternatif tersebut.

Baca Juga :   HUT ke-47 Gegana, Brimob Polda Sulteng Gelar Pensucian Tunggul

Ketiga lokasi untuk hunian tetap tersebut kini masih diselidiki tentang kondisi geologinya. Basuki mengatakan di Kelurahan Duyu, pemerintah merencanakan hunian di lahan sekitar 78 hektare. Sedangkan di Kelurahan Tondo, lahan yang digunakan sekitar 88 hektare, dan di Kelurahan Pombewe sekitar 210 hektare.

“Itu ada tiga lokasi, alternatif yang masih diselidiki kondisi geologi. Ini tim JICA tim Jepang bantu kita, sekarang di lapangan itu tim Jepang untuk penelitian geologinya,” kata Basuki.

Basuki menjelaskan, bahwa masterplan pembangunan Palu baru disiapkan oleh berbagai instansi pusat, mulai dari Bappenas, Kementerian ATR, Kementerian PUPR, hingga BMKG.

“Karena ini perencanaan kota di bawah Deputi Regional Bappenas, untuk membawahi ATR karena ada sertifikat tanah dan sebagainya, PU pengembangan wilayah, BMKG, dan Badan Geologi dan para pakar di pusat gempa. Mereka sudah bekerja di lapangan dan ini sudah kembali,” katanya.

Baca Juga :   Kemenag Palu Siap Mewujudkan ZI Menuju WBK-WBBM

Rencana ini, kata Basuki, akan segera dilaporkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Setelahnya, rencana ini juga akan dibahas dengan Pemerintah Kota Palu agar bisa ditindaklanjuti sesegera mungkin.

Terkait anggaran, Basuki mengatakan untuk merealisasikan rencana ini, anggaran yang dibutuhkan diperkirakan sebesar Rp 5-6 triliun. Saat ini pemerintah masih merancang masterplan dari pembangunan itu.

“Nanti masterplan belum jadi, tapi diperkirakan oleh kita Rp 5-6 triliun,” ujarnya.

Basuki mengatakan, pemerintah akan membangun kembali fasilitas umum, mulai dari sekolah, rumah sakit, hingga pusat pemerintahan yang baru.

“Semuanya harus selesai nanti dua tahun untuk Palu. masterplan diharapkan selesai akhir tahun ini,” katanya.

“Kemudian pembangunan Kota di wilayah baru itu akan dimulai pada 2019 dan selesai pada 2020 sesuai rencana induk yang akan disusun. Insya Allah semuanya akan harus selesai dalam waktu dua tahun,” ujarnya lagi.

Baca Juga :   Dua Siswa MAN IC Palu Ikut Seleksi Beasiswa ‘Indonesi Maju’

TMP/KPC/DTC/ROA

Komentar

News Feed