oleh

Telat Masukkan LADK, PKPI Morowali Terancam di Diskualifikasi

SULTENG RAYA – Calon anggota legislatif (caleg) Kabupaten Morowali dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) hampir dipastikan gagal maju dalam Pemilu legislatif tahun 2019 mendatang.

Hal itu disebabkan karena partai tersebut terlambat memasukkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) yang telah dijadwalkan oleh KPU. Seyogyanya, laporan tersebut harus dimasukkan pada hari Sabtu tanggal 22 September 2018 pukul 18.00 WITA, namun pihak parpol terlambat memasukkan dua jam yakni pukul 20.00 WITA.

Komisioner KPU Morowali, Andi Nurdin Tasa yang dikonfirmasi Selasa (25/9/2018,) mengatakan bahwa pihaknya sebelum pukul 18.00 WITA, ia telah beberapa kali mengambil langkah persuasif dengan cara menghubungi LO atau pihak parpol namun tidak mendapatkan respon.

Baca Juga :   Pelaksanaan Tes Calon Anggota KPU dan Bawaslu Terapkan Prokes Ketat

“Jauh sebelum pukul 18.00 WITA, saya juga sudah mencoba menghubungi LO dan parpol, tapi tidak ada respon. Bahkan Bawaslu Morowali juga sudah menghubungi, tapi sama juga tidak ada respon, jadi apa boleh buat, sesuai aturan maka kami tidak bisa lagi menerimanya,” ungkapnya.

Dikatakannya, mengenai lolos atau tidaknya PKPI Morowali untuk ikut serta dalam Pileg tahun depan tergantung dari hasil keputusan KPU RI.

“Kita di daerah hanya menyampaikan laporan mengenai kronologis keterlambatan, yang memutuskan adalah KPU Pusat. Kita tunggu saja nanti hasilnya, pada saat PKPI terlambat datang, sejumlah perwakilan parpol juga turut menyaksikan,” jelasnya.

PKPI Morowali sendiri pada pileg kali ini hanya menurunkan calegnya di Dapil II (Kecamatan Bahodopi, Bungku Pesisir, Bungku Selatan, Menui Kepulauan), termasuk di dalamnya Buang Sembang yang saat ini masih menjadi anggota DPRD di Morowali Utara. BMG

Baca Juga :   Terkendala BBM, Sampah di Pasar Bungku Tak Diangkut

 

 

Komentar

News Feed