oleh

Pertumbuhan Ekonomi Sulteng Melambat

SULTENG RAYA – Perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada triwulan II 2018 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp37,50 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp26,06 triliun.

Sehingga, Ekonomi Sulteng triwulan II 2018 tumbuh sebesar 6,03 persen lebih lambat dibanding triwulan II-2017 (y-on-y) sebesar 6,61 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 11,98 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Impor sebesar 197,09 persen.

Kumala Digifest

“Pertumbuhannya cenderung melambat jika dilihat dari sebelum-sebelumnya sejak beberapa tahun. Namun, itu masih terhitung positif, karena masih tumbuh meskipun tidak signifikan,” tutur Kepala BPS Sulteng, Faizal Anwar saat menyampaikan rilis data pertumbuhan ekonomi PDRB dan indeks tendesi konsumen (ITK) semester II 2018, Senin (6/8/2018).

Baca Juga :   Pengangguran Terbuka di Touna dan Donggala Berkurang

Sementara itu, Secara spasial, pertumbuhan ekonomi wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) semester I 2018 tumbuh sebesar 9,85 persen (c-to-c) dengan pertumbuhan tertinggi di Provinsi Papua yang tumbuh 25,35 persen.
“Grafik laju pertumbuhan PDRB kita masih lebih tinggi dibandingkan nasional yang hanya sebesar 5,54 persen. Artinya masih sangat baik kinerja berbagai sektor penunjang pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. RHT

Komentar

News Feed