oleh

Bulog Sulteng Serap 372 Ton Beras Petani

SULTENG RAYA – Untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat terhadap beras serta tingginya permintaan pasar, Perusahaan Umum (Perum) Bulog Divisi Regional (Divre) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali menyerap beras dari petani yang ada di Sulteng.

Tercatat, sebanyak 372 ton beras milik petani lokal berhasil masuk di pergudangan bulog untuk didistribusikan.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan dan Operasional (OPP), Bahar Haruna kepada Sulteng Raya saat di konfirmasi, Senin (28/5/2018). Dikatakannya, yang menjadi wilayah serapan beras oleh Bulog kali ini yakni Kabupaten Poso dan Kabupaten Banggai. Pasalnya, para petani di dua daerah tersebut sedang melakukan panen.

“Kami akan terus menyerap beras yang ada di petani lokal dengan koordinasi diseluruh cabang bulog yang ada di Sulteng sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap makanan pokok ini. Itu sudah menjadi tugas kami mensejahterakan petani dan kestabilan pangan. Kali ini, di dua daerah yakni Poso dan Banggai. Untuk total serapan, kami berhasil menyerap update terakhir adalah kurang lebih 372 ton,” ungkapnya.

Baca Juga :   Jelang Lebaran, Harga Daging di Palu Tembus Rp130 Ribu per Kg

Sementara itu, saat ditanyakan kontribusi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini di pasar murah yang diadakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sulteng, pihaknya menuturkan berhasil menjual sekitar 350 Kilogram (Kg) beras kepada konsumen. Hal itu dilakukan sebagai bentuk partisipasi untuk masyarakat yang merayakan waisak.

“Alhamdulillah, kali ini kami masih terlibat di pasar murah yang diadakan Pemprov, laporan terakhir kami dapat menyalurkan beras kualitas premium sebanyak 215 Kg dan medium dengan jumlah 150 kg. Sementara dalam pasar murah itu Bulog tidak ada target, itu adalah bentuk partisipasi untuk masyarakat atau warga yang merayakan waisak,” tuturnya. RHT

Komentar

News Feed