oleh

Pantai Boneoge Donggala Kotor

-Kab. Donggala-dibaca 1.356 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Banyaknya sampah yang berserakan di sekitar pantai Kelurahan Boneoge, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, membuat pantai tersebut terlihat sangat kotor.

Pantauan Sulteng Raya, Senin (21/5/2018) terlihat sampah campuran plastik, kayu dan sampah lainnya berserakan di pesisir Pantai Boneoge.

Upaya pemerintah kelurahan maupun pihak kabupaten terkait penanganan sampah tersebut, juga belum terlihat untuk mengatasi sampah di pantai Boneoge.

“Kalau habis hujan sampah yang dari laut balik lagi ke darat dan seperti ini. Harusnya sama-sama sadar jangan membuang sampah ke laut,” kata Riha warga di lokasi.

Dikatakannya, di pesisir pantai Boneoge terdapat perahu-perahu nelayan yang ditambatkan, sehingga masyarakat juga tetap beraktivitas seperti biasanya, mereka para nelayan tidak terganggu dengan banyaknya sampah yang diduga berasal dari rumah tangga yang bermukim di pesisir pantai itu.

Baca Juga :   Kontes Ternak Sapi Digelar di Donggala, Bupati Kasman: Inovasi Baru Dalam Peternakan

“Kita sudah biasa begini. Mau diapa juga, tidak ada pilihan lain. Cuma ya itu aja jangan buang sampah sembarang,” ucapnya.

Menurutnya, sampah yang dibuang ke laut bukan saja merusak pemandangan, tetapi juga bisa mengganggu habitat laut. Bahkan membahayakan bagi hewan laut. Selain harus ada kesadaran dari masyarakat, juga harus ada perhatian pemerintah agar gotong royong membersihkan sampah di pesisir Donggala dapat segera dilaksanakan.

Sementara itu, salah seorang pemerhati Donggala, Harry Santoso mengatakan, semua harus berperan penting menangani soal sampah. Apalagi sampah plastik itu bisa puluhan tahun bertahan.

“Masyarakat harus sadar kebersihan, lingkungan sekitar, pemerintah jangan cuek apa lagi kita ini Donggala Kota Wisata,” kata Santoso.

Baca Juga :   Lutfin: Kepedulian Lingkungan Perlu Ditumbuhkan di Masyarakat

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Donggala, Ali Assegaf yang dimintai tanggapannya soal sampah tersebut, mengaku kalau ikan akan terganggu jika banyak sampah.

Menurut Ali, bisa berdampak pada pendapatan nelayan sendiri. Intinya bersama-sama memerangi sampah di Kota Wisata. Selain Boneoge sampah juga kerap terlihat di pantai Tanjung Karang Donggala.TUR

Komentar

News Feed