oleh

Murid SD Berkunjung ke Situs Sejarah Palu

-Pendidikan-dibaca 518 kali

SULTENG RAYA – Puluhan murid dari 12 sekolah dasar (SD) di Kecamatan Ulujadi, diajak mengunjungi sejumlah situs sejarah di Kota Palu.

Kunjungan itu merupakan perjalanan mengenal budaya daerah Kota Palu yang dikemas dalam program bertajuk napak tilas budaya.

Napak tilas budaya merupakan rangkaian kegiatan pagelaran ‘No Tutura Nomoni 2018’ di Bukit Padanjese, Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Ulujadi dilaksanakan sejak 2 Mei 2018 dan ditutup hari ini, Sabtu (5/5/2018).
Ketua panitia pelaksana kegiatan, Herman Wahid, mengatakan, napak tilas budaya itu dilaksanakan dua hari, yakni pada 3 Mei dan 5 Mei.

“Napak tilas budaya yang menjadi rangkaian kegiatan pagelaran No Tutura Nomoni itu, para murid SD diajak mengunjungi beberapa situs sejarah yang ada di Kota Palu khsuusnya yang ada di Kecamatan Ulujadi,” kata Herman Wahid kepada Sulteng Raya, Kamis (3/5/2018).

Baca Juga :   DORONG PENGEMBANGAN MINAT WIRAUSAHA MAHASISWA, Prodi Administrasi Publik Fisip Untad Menggelar Pasar Wirausaha

Situs sejarah yang dikunjungi bersama puluhan murid itu, kata dia, diantaranya makam Pue Njidi, makam Pue Pasu, makam Datokarama, makam Raja Meili, makam Madika dan kolam peninggalan sejarah.

“Alhamdulillah, para siswa terlihat antusias, terbukti saat mengunjungi beberapa situs sejarah tersebut mereka banyak mengajukan pertanyaan yang menandakan keingintahuan mereka,”tuturnya.

Ia berharap, napak tilas budaya itu memicu motivasi generasi muda, khususnya murid SD se-Kecamatan Ulujadi mengenal ragam sejarah dan budaya di Kota Palu.

“Harapan kami anak-anak mengenal lebih dekat situs sejarah seperti makam tokoh dan raja-raja yang berpengaruh di Kota Palu. Sehingga, tidak hanya mereka tahu dari buku sejarah,” ucapnya.

Pagelaran No Tutura Nomoni sendiri merupakan agenda yang digagas pemerhati budaya Kota Palu di Kelurahan Donggala Kodi.

Baca Juga :   BNN Donggala Beri Informasi dan Edukasi P4GN ke Peserta Didik

“Even No Tutura Nomoni ini kami kemas dengan beberapa atraksi seni pertunjukan dan juga pengenalan kearifan budaya lokal Kota Palu kepada masyarakat khususnya generasi muda,”ucapnya. FDL

Komentar

News Feed