oleh

Terlibat Politik Di Pilkada, Kades Saloya Jalani Persidangan

SULTENG RAYA – Kepala Desa (Kades) Saloya, Kecamatan Sindue Tambusabora, yang diketahui bernama Nawir Lasantutura harus menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Donggala, akibat diduga terlibat politik dalam Pilkada Donggala 2018.

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penunut Umum (JPU), Hamka Muhktar, dipimpin oleh hakim Ketua Djainuddin Karnggusi, SH.MH, didampingi dua anggotanya Taufiqqurahman, SH,M.Hum dan Taufik, SH.
“Perkara ini akan diputuskan pada Senin 7 Mei 2018,” ujar Majelis hakim.

Diketahui, Kades tersebut diduga melanggar Undang-undang Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah Pasal 188 jo Pasal 71 ayat 1 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan PP Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.
Sementara itu, Ketua Panwas Donggala, Moh. Fikri mengatakan bahwa dirinya (Kades) ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat aktif dalam kampanye salah satu calon Bupati Donggala.

Baca Juga :   Sulteng Kini Miliki Delapan Pertashop

“Nawir terlibat mendukung salah satu calon,” kata Kiki sapaan akrabnya.
Kiki mengatakan, ada beberapa pelanggaran lain yang diduga dilakukan oleh Kades Saloya, dimana Kades tersebut mengajak masyarakat untuk memilih salah satu pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 Kasman Lassa-Moh Yasin.

Menurutnya, kejadian tersebut kini menjadi pelajaran bagi perangkat pemerintah, para Kades dan ASN agar tidak ikut serta dalam politik di Pilkada Donggala 2018. TUR

Komentar

News Feed