oleh

Pasangan Terjaring Razia Disanksi Kambing

-Kota Palu-dibaca 791 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Satuan Tugas (Satgas) K5 Kelurahan Kawatuna Kecamatan Mantikulore, Senin (30/4/2018), memberikan sanksi seekor kambing kepada pasangan muda-mudi yang terjaring razia di tempat kosan, Jumat (27/4/2018) malam.
Demikian penyampaian Lurah Kawatuna, Darwin Paridjala, saat dikonfirmasi Sulteng Raya Selasa (1/5/2018). Ia mengatakan, sanksi kambing dibebankan agar ditebus per orang alias empat kambing untuk dua pasang.

“Masing-masing individu membayar denda seekor kambing, jadi ada 4 kambing yang harus ditebus, karena pelaku 4 orang. Terdiri dari dua pasang,” ungkapnya.

Jika tidak mampu menebus sanksi itu, Dewan Lembaga Adat Kelurahan Kawatuna memberikan keringanan dengan menebus uang tunai sebesar Rp1,5 juta per individu.

Darwin menambahkan, bentuk sanksi yang mereka terima, merupakan resiko yang harus mereka jalani untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dia mengatakan, tidak menutup kemungkinan adanya hukum sosial yang akan terjadi pada mereka, khususnya di lingkungan masyarakat.
“Kalau dilingkungannya terjadi cibiran dan sebagainya, itu sudah resiko dari perbuatan mereka, dan kami dari Satgas K5 masih terus melakukan razia,” ujarnya.

Baca Juga :   Ninik Rahayu: Kemerdekaan Pers Harus Ditopang Dua Pilar Penting

Mengenai bentuk sanksi yang diberikan Dewan Lembaga Adat, Darwin mengemukakan, hal itu sudah dianggap adil, meskipun tanpa harus melalui proses ikatan perkawinan.

“Kami cukup beri sanksi adat, karena mereka masih berstatus mahasiswa. Jadi, kami memilih untuk tidak menikahkan. Kemudian, masalah ini telah diketahui oleh orang tua mereka, biarlah urusan orang tua mereka yang bicarakan tindak lanjut hal ini,” katanya. BAL

Komentar

News Feed