oleh

Polisi Bongkar Curanmor dan Alat BTS

-Kota Palu-dibaca 584 kali

SULTENG RAYA – Polres Poso berhasil membongkar pencurian sepeda motor (Curanmor) dan pencurian baterei CDC milik tower BTS Telkomsel di wilayah Pamona Tenggara, Kabupaten Donggala.

Dari kasus tersebut, Polisi meringkus empat pelaku curanmor dan dua pelaku pencurian baterei CDC dari tower BTS Telkomsel. Dari hasil pengembangan penyelidikan oleh petugas, satu orang terduga pelaku pencurian baterai CDC milik Telkomsel masih DPO.

Kabag Ops Polres Poso, AKP Anton Muhammad mengatakan bahwa para terduga pelaku pencurian ini berasal dari berbagai wilayah di kota Poso, mereka diringkus atas dugaan keterlibatan mereka dalam serangkaian kasus kriminal pencurian sepeda motor dan baterai CDC No seri A 600 Solar/A 601/960 milik tower BTS Telkomsel.

Baca Juga :   Polda Sulteng Sita Belasan Ribu Obat Ilegal, Satu Tersangka Dari Jakarta Diamankan

“Dari keempat pelaku curanmor, petugas mengamankan lima unit sepeda motor dari dua peristiwa pencurian berbeda di tahun 2017 dan 2018. Para pelaku curanmor yakni LP, HD, ME AHR melakukan pencurian di wilayah Kecamatan Poso Kota dan Kecamatan Lore Utara,” katanya dihadapan awak media di Poso.

Sementara untuk pencurian baterai CDC di Tower BTS Telkomsel pada April 2018, petugas menangkap dua terduga masing-masing HB dan HSM, keduanya ditangkap karena diduga melakukan pencurian baterai di wilayah Desa Korobono, Kecamatan Pamona Tenggara.

“Empat pelaku curanmor kami sudah tangkap dan dua pelaku pencurian baterai juga kami tangkap, namun satu orang pelaku masih buron (DPO),” kata Anton Muhamad.

Baca Juga :   BELAJAR TATAP MUKA DI LOLU SELATAN, Pihak Sekolah Harap Perketat Prokes Covid-19

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Poso, AKP David Sianipar mengatakan, jika keenam pelaku dari tiga kasus berbeda itu terancam hukuman 7 tahun penjara. Sejauh ini motif dari pelaku yang masih berusia muda itu adalah faktor ekonomi.

“Kami saat ini masih mendalami kemana barang-barang itu akan dijual pelaku,” ucap David.

David menyampaikan, barang bukti yang diamankan Polisi yakni berupa empat buah baterai CDC, serta satu unit mobil yang digunakan pelaku untuk mengangkut barang curian itu. Baterai CDC diketahui berharga sekitar Rp15 juta rupiah. Sementara salah seorang pelaku HB sendiri diketahui adalah bekas karyawan Telkomsel yang memiliki pengetahuan teknis sehingga mengetahui cara membongkar baterai itu.

Baca Juga :   Enam Ahli Waris Pembuat Kasur Terima Santunan Rp42 Juta dari BPJamsostek

“Keenam pelaku pencurian curanmor dan baterai tersebut diancam dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” tegasnya. SYM

Komentar

News Feed