oleh

The Sya Regency Hotel Kenalkan Budaya Lokal Melalui Fashion Show

-Ekonomi-dibaca 537 kali

SULTENG RAYA – Manajemen The Sya Regency Hotel menggelar fashion show untuk memperkenalkan Batik Bomba Khas Palu, Sabtu (31/3/2018) mendatang. Acara fashion show tersebut menggandeng desainer Kota Palu yang terkenal dengan brandnya FFF.
General Manager The Sya Regency Palu, John Alain Siwy mengatakan pihaknya sengaja bekerjasama dengan FFF atau Febry Ferry Fabry karena menonjolkan karya daerah yang identik dengan batik bomba.

Kegiatan tersebut karena terinspirasi dari ketertarikan manajemen untuk mengembangkan potensi lokal agar bisa tampil di kancah nasional maupun internasional.
“Siapa lagi yang akan memperkenalkan ciri khas daerah kalau bukan kita sendiri dari Palu, makanya brand FFF bakal melakukan Fashion Show dengan melibatkan 8 anak yang akan memperagakan desaign batik yang sudah dimodifikasi,” jelas Jhon pada Sulteng Raya, Rabu (14/3/2018).

Baca Juga :   BRI Sabet 3 Penghargaan Tempo Financial Award

Selain itu, Jhon mengatakan bahwa pihaknya juga menghadirkan Marcation, artinya hiburan dengan berbagai promo menarik di bulan ini yakni Promo Pay 2 Get 1 Night Free. Namun, bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu libur panjangnya bersama keluarga atau kerabat melalui promo long Stay Cation Day.

Hanya dengan membayar Rp1.555.000 seharga 2 malam, sudah bisa menikmati 3 malam beristrahat di hotel ini, termasuk makan pagi untuk 2 orang dan 1 anak dibawa 5 tahun, akses swimming pool dan sya fit, diskon 10 persen laundry dan 10 persen pembelian makanan dan minuman. Promo Long Stay Cation Days berlaku pada 16-19 Maret serta 29 Maret- 01 April 2018 .
“The Sya Regency Hotel merupakan hotel tujuan terbaik di mutiara khatulistiwa apalagi letaknyan sangat strategis di Kota Palu,” tutur Jhon.

Baca Juga :   Konsumen Wajib Paham, Perawatan dan Penggantian Rantai Motor

Sementara itu, pemilik Brand FFF, Ferry mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan The Sya Regency Hotel karena melihat ciri khas hotel ini bernuansa kaili.

“Nantinya kami menggelar Fashion Show pada hari Sabtu (31/3/2018) ini, agar tidak lain untuk memperkenalkan batik yang ada di Palu. Batik kita banyak yang bilang mahal padahal harganya bisa dari Rp150 ribu, 250 ribu, 300 ribu untuk batik bomba. Tapi untuk tenun Donggala dari Rp400 ribu, Rp800 ribu hingga jutaan sebab memiliki benang Sutra dan emas. Makanya agak mahal,” jelas Ferry. RUTH

Komentar

News Feed